MENJELANG arus mudik Lebaran 2026, Polres Banjarnegara melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melakukan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan umum atau ramp check terhadap kendaraan yang akan digunakan mengangkut pemudik.
Kegiatan pemeriksaan atau ramp check ini berlangsung di kantor Dinas Perhubungan Banjarnegara, Jumat (13/3/2026). Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres Banjarnegara, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan Banjarnegara, serta para awak angkutan umum.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi selama masa mudik dan arus balik Idulfitri benar-benar dalam kondisi aman dan layak jalan.
Ramp Check Dilakukan Dengan Periksa Kondisi Teknis Hingga Dokumen Kendaraan
Kapolres Banjarnegara, Mariska Fendi Susanto, mengatakan ramp check tidak hanya melakukan pemeriksaan kondisi teknis kendaraan, tetapi juga pada kelengkapan administrasi serta pengemudi kendaraan.
Petugas memeriksa berbagai dokumen penting seperti SIM pengemudi, STNK kendaraan, kartu pengawasan izin operasional atau trayek, hingga buku lulus uji kendaraan. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kondisi fisik kendaraan yang menjadi faktor utama keselamatan perjalanan.
“Dalam Ramp Check ini, selain dokumen, petugas juga memeriksa kondisi teknis kendaraan seperti sistem lampu, pengereman, kaca depan, ban, dan sabuk keselamatan,” ujarnya.
Petugas juga melakukan pengecekan komponen penunjang keselamatan lain seperti indikator kecepatan, spion, wiper, klakson, sistem penerangan, kapasitas tempat duduk, hingga perlengkapan darurat di dalam kendaraan.
Tidak hanya itu, pemeriksaan mesin juga dilakukan dengan menyalakan kendaraan untuk memastikan suara mesin normal serta mengecek fungsi kompresor. Komponen kemudi, pedal gas, kopling, dan rem turut diperiksa agar seluruh sistem kendaraan bekerja dengan baik.
Pengemudi Juga Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Selain kendaraan, kondisi kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian dalam kegiatan ramp check tersebut.
Tim medis dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para sopir, mulai dari pengecekan tekanan darah, tes urine, hingga pemeriksaan kadar gula darah. Para pengemudi juga diberikan vitamin untuk menjaga kebugaran selama bertugas.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh kendaraan masih dalam kondisi laik jalan dan kesehatan para pengemudi juga dalam kondisi normal,” katanya.
Ia mengimbau para pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan. Pengemudi juga diminta tidak mengemudi secara ugal-ugalan maupun melebihi batas kecepatan.
Bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026
Kegiatan ramp check tersebut merupakan bagian dari pengamanan arus mudik dan balik dalam Operasi Ketupat Candi 2026.
Operasi ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dan akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, operasi tersebut mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung kegiatan deteksi dini serta penegakan hukum guna memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan lancar.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.




