Pokdarwis Kalijati Dikukuhkan, Desa Purwasaba Siap Jadi Destinasi Sport Tourism Banjarnegara

Syarif TM
Pokdarwis Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara dikukuhkan. Tak hanya wisata alam, desa ini siap kembangkan sport tourism Banjarnegara. (dok. Kominfo)

KOMITMEN Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, untuk mengembangkan desa wisata terus diperkuat. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalijati resmi dikukuhkan sebagai motor penggerak pengembangan potensi wisata dengan konsep sport tourism dan wisata edukasi.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, dimana pengukuhan Pokdarwis ini sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan destinasi unggulan Botanycal Garden Purwasaba dalam meningkatkan kunjungan wisata.

Pengukuhan Pokdarwis Kalijati menjadi tonggak penting bagi Desa Purwasaba dalam mengelola potensi alam dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho atau akrab disapa Kades Hoho, menegaskan bahwa Pokdarwis diharapkan menjadi mesin penggerak pariwisata desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

“Kami berharap dukungan dan pendampingan dari Dinas Pariwisata serta Forkopimda terus berlanjut, khususnya kemudahan perizinan kegiatan wisata agar desa lebih leluasa berkreasi,” ujarnya.

Baca juga  Infrastruktur Penopang Pendidikan dan Pariwisata Jadi Fokus RKPD Banjarnegara 2027

Dari Sumber Mata Air hingga Agrowisata Petik Buah

Hoho menekankan bahwa Purwasaba tidak hanya menawarkan keindahan alam. Desa ini memiliki aset berharga berupa sumber mata air Sumur Srowong yang tetap melimpah meski musim kemarau, dan kini dimanfaatkan sebagai objek wisata kolam renang.

Selain itu, konsep agrowisata mulai dikembangkan serius, di antaranya penanaman kelengkeng kristal yang ditargetkan bisa dinikmati pengunjung melalui wisata petik buah mulai tahun depan. Wisata edukasi seperti peternakan ayam petelur juga rutin dikunjungi pelajar setiap pekan.

Tak ketinggalan, desa mendorong produksi merchandise khas Purwasaba, seperti kaos bertema lokal dan suvenir kerajinan tangan, guna membuka lapangan kerja baru bagi warga.

Purwasaba Dinilai Cocok Jadi Destinasi Sport Tourism

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Tursiman, mengapresiasi langkah Desa Purwasaba yang dinilai memiliki multiplier effect besar bagi ekonomi masyarakat, termasuk dengan mengembangkan event olahraga berbasis pariwisata atau sport tourism.

“Pariwisata akan menghidupkan UMKM dan meningkatkan pendapatan warga. Purwasaba sangat potensial dikembangkan menjadi destinasi sport tourism,” katanya.

Baca juga  Pemkab Banjarnegara Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

Ia membayangkan jalur persawahan yang estetik dapat dimanfaatkan untuk fun run, jalan santai, hingga event olahraga ringan yang dipadukan dengan kuliner lokal dan promosi digital, termasuk menggandeng komunitas pelari dan influencer. Tentu saja ini ke depan bisa menjadi destinasi sport tourism Banjarnegara.

Pasar Canggu, Daya Tarik Wisata Berkonsep Tradisional

Salah satu atraksi unik yang mulai diperkenalkan adalah Pasar Canggu, pasar bernuansa tradisional dengan penyajian makanan menggunakan daun pisang dan alat makan ramah lingkungan.

Tursiman mendorong agar pasar ini dikembangkan dengan konsep unik, seperti transaksi menggunakan koin khusus ala pasar tradisi di daerah lain, guna menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan.

“Tugas Pokdarwis adalah menjaga konsistensi dan kreativitas. Jangan biarkan wisatawan bosan. Hadirkan kesan yang melekat, bukan sekadar wisata instan,” katanya.

Dengan dukungan Pemerintah Desa, BUMDes, serta pendampingan berkelanjutan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Desa Purwasaba optimistis mampu tumbuh sebagai titik ekonomi baru Banjarnegara melalui ekosistem pariwisata yang kreatif, berkelanjutan, dan berbasis masyarakat.

Baca juga  Warga Hulu hingga Hilir Duduk Bersama, Indonesia Power Cari Jalan Selamatkan Waduk Mrica

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!