PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Survei Ekonomi Rumah Tangga Triwulanan (Seruti) Triwulan I 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Survei berskala nasional ini menjadi instrumen penting dalam memotret kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, karena hasilnya akan digunakan sebagai tolok ukur pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk Kabupaten Banjarnegara.
Susenas Disebut “Mother of Survey”
Kepala BPS Kabupaten Banjarnegara Edwin Triyoga menyampaikan bahwa Susenas dan Seruti merupakan survei besar yang memiliki peran strategis dalam penyediaan data pembangunan.
“Susenas sering kami sebut sebagai mother of survey, karena data yang dihasilkan sangat luas dan menjadi rujukan utama berbagai kebijakan pembangunan,” ujar Edwin saat Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Kantor Bapperida Banjarnegara, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, data yang dikumpulkan mencakup berbagai aspek penting, seperti demografi, pendidikan, kesehatan, perumahan, pengeluaran rumah tangga, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Edwin menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara serta partisipasi aktif masyarakat agar pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
“Kami berharap masyarakat yang menjadi responden dapat kooperatif menerima petugas serta memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi,” katanya.
Pemkab Banjarnegara Siap Dukung Penuh
Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali menegaskan kesiapan Pemkab Banjarnegara dalam mendukung pelaksanaan Susenas dan Seruti. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu kelancaran survei sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.
Menurutnya, Susenas dan Seruti merupakan kegiatan strategis dalam menghasilkan data sosial ekonomi dan tingkat kemiskinan yang akurat di Kabupaten Banjarnegara.
“Hasil survei ini akan menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam merumuskan program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran, terutama terkait penanggulangan kemiskinan dan program sosial lainnya,” kata Wakhid.
Berdasarkan rencana, pelaksanaan Susenas dan Seruti Triwulan I 2026 akan berlangsung mulai 20 Januari hingga 21 Februari 2026.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







