KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara mulai memanaskan mesin menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Melalui Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab), KONI memetakan potensi target medali sekaligus menyusun strategi mempertahankan posisi masuk 10 besar, dengan membidik peringkat 7 besar tingkat provinsi.
Rakerkab digelar di Sasana Bhakti Praja Banjarnegara, Sabtu (20/12/2025), dan diikuti jajaran pengurus KONI serta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor). Forum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja tahunan, tetapi juga titik awal penyusunan langkah taktis menuju Porprov XVII.
286 Atlet Sudah Amankan Tiket Porprov
Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 286 atlet Banjarnegara yang memastikan diri lolos dan berhak tampil di Porprov XVII Jateng 2026. Dengan kekuatan tersebut, KONI menargetkan raihan lebih dari 40 medali emas agar mampu menembus peringkat 7 besar.
“Persaingan di Porprov mendatang pasti semakin ketat. Semua kabupaten/kota sudah mulai melakukan persiapan serius, bahkan ada yang sudah masuk tahap pemusatan latihan. Karena itu, kami meminta seluruh Pengcab fokus penuh pada prestasi,” ujar Ahong.
Menurutnya, KONI Banjarnegara telah menyiapkan program menuju prestasi yang harus berjalan seiring dengan program latihan di masing-masing cabang olahraga.
“Ingat, target kita tetap berada di 10 besar dan berusaha menembus peringkat 7 Jawa Tengah,” katanya.
Belajar dari Porprov XVI 2023
Ahong mengingatkan, pada Porprov XVI Jateng 2023, Banjarnegara sukses menempati peringkat 9 dengan raihan 29 medali emas. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh pada edisi berikutnya.
“Tidak ada yang mustahil jika kita kompak dan bekerja maksimal. Kuncinya adalah program latihan yang terarah, pemetaan atlet potensial, serta strategi yang jelas, pemetaan lawan dalam penentuan target medali menjadi sangat penting,” katanya.
Fokus Prestasi, Bukan Lagi Pemasalan
Sementara itu, Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Banjarnegara, Mansur, menegaskan bahwa fokus pembinaan saat ini sepenuhnya diarahkan pada prestasi. Setiap cabang olahraga diminta menunjuk pelatih kepala untuk memaksimalkan pembinaan atlet yang sudah lolos Porprov sesuai dengan target medali yang sudah ditetapkan.
“Tidak ada lagi pemasalan di level ini. Fokus kita adalah atlet-atlet yang sudah mengamankan tiket Porprov. Untuk pembinaan dasar, bisa menjadi tugas pelatih sasana atau klub,” jelas Mansur.
Petakan Target Medali dari Atlet Potensial
Ia menambahkan, pemetaan potensi medali telah dilakukan berdasarkan rekam jejak atlet, data prestasi sebelumnya, serta hasil evaluasi terbaru.
“Ada cabor dan atlet tertentu yang kami fokuskan untuk meraih emas. Program latihan disesuaikan dengan target, sehingga peluang serta target medali bisa dimaksimalkan,” ujarnya.
Melalui Rakerkab ini, KONI Banjarnegara berharap seluruh elemen olahraga daerah dapat bergerak seirama, sehingga target prestasi pada Porprov XVII Jateng 2026 dapat tercapai dan mengharumkan nama Banjarnegara di tingkat provinsi.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







