Banjarnegara Tutup 2025 dengan Pesta Rakyat, UMKM dan Kopi Dieng Jadi Sorotan

Syarif TM
Bupati Banjarnegara bersama jajaran Forkompimda saat meninjau Pasar Rakyat di Alun-alun Banjarnegara. (Syarif/SB)

PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara menutup rangkaian akhir tahun 2025 dengan menggelar Bazar dan Pesta Rakyat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut digelar di kompleks Alun-alun Banjarnegara selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Desember 2025, dan terbuka untuk seluruh masyarakat.

Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengatakan, Bazar dan Pesta Rakyat akhir tahun ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menonjolkan potensi UMKM Banjarnegara, termasuk kopi Dieng, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Amalia.

Dorong Geliat UMKM dan Ekonomi Kreatif dengan Pesta Rakyat

Menurutnya, berbagai produk unggulan daerah ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kopi lokal, kerajinan tangan, produk kelompok wanita tani, koperasi desa, hingga aneka produk ekonomi kreatif khas Banjarnegara.

Baca juga  8 Desa di Kecamatan Batur Terima Bonus Produksi Panas Bumi

Pemerintah daerah berharap, gelaran ini mampu menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di daerah.

“Tujuan utama dari Pesta Rakyat ini adalah untuk menggerakkan ekonomi rakyat dan menekan angka pengangguran melalui penguatan sektor UMKM,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Banjarnegara juga mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banjarnegara untuk turut berpartisipasi dengan membeli produk lokal serta mempromosikannya melalui media sosial.

Konsep Sederhana, Makna Besar

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Tursiman, menjelaskan bahwa Bazar dan Pesta Rakyat akhir tahun 2025 ini dikemas dengan konsep sederhana namun memiliki nilai strategis dalam penguatan ekonomi daerah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM dan ekonomi kreatif,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas Banjarnegara sebagai daerah dengan potensi ekonomi kreatif yang beragam.

Baca juga  Sirene Longsor Meraung di Kalibombong, Ratusan Warga Panik dan Lakukan Evakuasi Mandiri

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!