Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banyumas > Banyumas Gandeng Produsen Semen Bima untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Banyumas

Banyumas Gandeng Produsen Semen Bima untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Besari
Terakhir diperbarui: 9 Desember 2025 14:07
Besari
Membagikan
Suasana pertemuan untuk penandatanganan kerjasama antara Pemkab Banyumas dengan PT Sinar Tambang Arthalestari, produsen Semen Bima, di Ruang Joko Kaiman, Selasa (09/12/2025).
Suasana pertemuan untuk penandatanganan kerjasama antara Pemkab Banyumas dengan PT Sinar Tambang Arthalestari, produsen Semen Bima, di Ruang Joko Kaiman, Selasa (09/12/2025). (Foto: Besari)
Membagikan

Pemerintah Kabupaten Banyumas menunjukkan komitmen serius dalam penanganan sampah dengan meresmikan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Sinar Tambang Arthalestari, produsen Semen Bima. Kerja sama strategis ini berfokus pada perjanjian jual beli Refuse Derived Fuel (RDF), sebuah langkah maju menuju ekonomi sirkular.

Contents
  • Mendorong Ekonomi Sirkular dan Penurunan Emisi
  • Target Ambisius: Sampah Adalah Emas
  • Progres Pengelolaan Sampah dan Target Nol Sampah

Penandatanganan penting ini dilakukan di Ruang Joko Kaiman pada Selasa (9/12/25) dan disambut baik oleh kedua belah pihak sebagai upaya terdepan dalam pengelolaan lingkungan.

Mendorong Ekonomi Sirkular dan Penurunan Emisi

Direktur Umum PT Sinar Tambang Arthalestari, Cahyadi Wijaya, menyatakan bahwa sinergi ini merupakan terobosan besar untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia optimis kerja sama ini akan membawa dampak luas.

“Sinergi ini diharapkan tidak hanya membantu penanganan sampah secara berkelanjutan, tetapi juga mendukung penerapan basic circular economy di Banyumas. Selain itu, kami ingin berkontribusi dalam penurunan emisi karbon melalui produk semen yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Baca juga  Libur Panjang Tahun Baru Islam, KAI Daop 5 Catat Lonjakan Penumpang hingga Hampir 15 Ribu Orang

Cahyadi Wijaya berharap kerja sama yang berlaku selama lima tahun dengan opsi perpanjangan ini dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Semoga kesepakatan ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” kata dia.

Target Ambisius: Sampah Adalah Emas

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah isu global yang harus ditangani serius. Ia melihat potensi ekonomi yang besar dari sampah dan ambisi Banyumas untuk menjadi pionir.

“Sampah itu bisa jadi emas, dan ini bisa dibuktikan. Kita di Banyumas sudah menuju ke sana,” kata Sadewo.

Meskipun Semen Bima telah menerima pasokan RDF dari Banyumas dalam skala kecil, potensi kebutuhan perusahaan dapat mencapai 300 ton per hari saat operasional optimal. Bupati Sadewo secara tegas meminta agar Banyumas diprioritaskan sebagai pemasok utama.

“Saya meminta dengan tegas, utamakan Banyumas sebagai pemasok RDF. Kita punya bahan yang cukup. 70 ton dari Banyumas harus terserap dulu oleh Semen Bima,” katanya.

Baca juga  Derby Gunung Slamet: Persibas Wanti-wanti ke Suporter

Progres Pengelolaan Sampah dan Target Nol Sampah

Bupati Sadewo juga memaparkan perkembangan positif dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. Saat ini, hanya sekitar 23 persen sampah yang belum tertangani.

“Yang 77 persen sudah terkelola menjadi macam-macam. Ada yang menjadi kompos, makanan magot, plastik terpilah dijual langsung. Jadi proses sudah berjalan baik,” kata dia.

Bahkan, proses pemilahan dilakukan secara ketat sebelum sampah diolah menjadi RDF.

“Sebelum jadi RDF, saya pilih lagi. Plastik yang sudah tidak bisa diolah saya pisahkan untuk saya jadikan biji plastik. Ini untuk produk plastik yang saya sebut KW2,” ujarnya.

Sebagai penutup, Bupati Sadewo mendesak agar MoU ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Ia memasang target ambisius: Banyumas harus mencapai nol sampah (zero trash) sebelum tahun 2029.

“Kesepakatan ini harus segera diwujudkan, tidak hanya sebatas penandatanganan,” kata dia.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:rdfsemen bima
Artikel Sebelumnya Piala AFF 2026 Sepak Bola Pria Sea Games: Tragedi Timnas 1995 Bisa Terulang
Artikel Selanjutnya Rutan Banjarnegara Jelang Nataru 2026, Rutan Banjarnegara Perketat Mitigasi Bencana Bersama Damkar-BPBD
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
es brasil purwokerto
Banyumas

Es Brasil Purwokerto Bukan dari Brazil, Ini Sejarah Nama dan Cita Rasanya

Oleh Kurnia
djoko susanto
Banyumas

Bantah Narasi “Lawan Tak Seimbang”, Djoko Susanto Tegaskan Kemenangan Anthon Donovan di Mahkamah Agung

Oleh Besari
villa purwokerto staycation
BanyumasPlesiran

10 Rekomendasi Villa Purwokerto Terjangkau untuk Staycation Lepas Penat

Oleh Kurnia
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?