Menjelajah Desa Alasmalang di Banyumas, Sentra Durian Bawor Nan Edukatif

Kurnia
Desa Alasmalang di Kecamatan Kemranjen, Banyumas yang dikenal sebagai sentra durian bawor. (Seputar Banyumas) 

Kabupaten Banyumas tidak hanya kaya akan pesona alam Baturraden, tetapi juga menyimpan mutiara tersembunyi di sektor agrowisata. Salah satu yang paling bersinar adalah Desa Wisata Alasmalang yang terletak di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Mengusung konsep “Durianpark”, desa ini sukses mengukuhkan diri sebagai pelopor sekaligus sentra penghasil durian terbesar di wilayahnya, memadukan keindahan alam perkebunan dengan edukasi pertanian yang interaktif.

Pesona Alam dan Kedigdayaan Durian Bawor

Diberkahi dengan topografi dataran tinggi dan tanah yang subur, masyarakat Desa Alasmalang, Banyumas berhasil mengembangkan budidaya durian secara masif.

Begitu memasuki kawasan desa, sejauh mata memandang, pengunjung akan disuguhkan pemandangan deretan bibit hijau dan pohon-pohon durian yang rimbun. Komoditas inilah yang menjadi urat nadi perekonomian utama warga setempat.

Ikon utama yang menjadi daya tarik magis dari desa ini adalah Durian Bawor. Varietas unggulan asli Banyumas ini sudah tersohor di kalangan pencinta buah di seluruh Indonesia.

Baca juga  KAI Daop 5 Purwokerto Tes Narkoba Awak KA Jelang Nataru, Ini Hasilnya

Durian Bawor dikenal memiliki karakteristik unik:

– Daging buah yang sangat tebal dan padat.

– Biji yang relatif kecil (kempes).

– Cita rasa manis legit berpadu dengan sedikit sentuhan pahit yang khas.

Pengalaman Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Sebagai destinasi berbasis eduwisata, Desa Alasmalang, Banyumas menawarkan konsep pengalaman yang menyeluruh dari hulu ke hilir. Wisatawan tidak sekadar datang untuk membeli dan mencicipi buah, tetapi juga diajak terlibat langsung dalam proses agrikultur melalui beberapa wahana edukasi interaktif:

1. Edukasi Samcuk (Sambung Pucuk)

Di area yang disebut Gubug Samcuk, pengunjung dapat belajar teknik okulasi atau penyambungan bibit durian langsung dari para petani ahli. Teknik inilah yang membuat pohon Durian Bawor bisa berbuah lebih cepat dengan postur pohon yang relatif pendek.

2. Edukasi Ngaduk Dodol Durian

Beralih ke sektor kuliner, terdapat Gubug Dodol. Di sini, wisatawan bisa ikut serta dalam proses mengaduk adonan dodol durian secara tradisional di atas wajan besar bersama warga lokal.

Baca juga  Pelatih Kiper Persikaba Blora Kena Sanksi Imbas Kericuhan 

3. Pengolahan Limbah dan Peternakan

Komitmen desa ini terhadap lingkungan tercermin dari edukasi pengolahan limbah, di mana kulit durian dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik dan pakan cacing. Selain itu, terdapat pula area peternakan kambing etawa jenis Sanen di area pegunungan yang asri, di mana pengunjung bisa mencoba pengalaman memerah susu langsung.

Merawat Tradisi dan Seni Budaya Lokal

Daya tarik Desa Alasmalang tidak berhenti pada sektor pertaniannya saja. Kehidupan masyarakat di sentra durian Kemranjen ini masih kental dengan nilai-nilai spiritual dan gotong royong yang terjaga secara turun-temurun.

alasmalang Menjelajah Desa Alasmalang di Banyumas, Sentra Durian Bawor Nan Edukatif
Pengalaman eduwisata yang berada di Desa Alasmalang, Banyumas. (Seputar Banyumas)

Setiap tahunnya, desa ini menggelar event Suran (Sedekah Bumi) sebagai ritual rasa syukur atas hasil bumi, yang dimeriahkan dengan arak-arakan gunungan hasil pertanian dan buah durian. Menjelang bulan suci Ramadhan, warga juga rutin melaksanakan tradisi Nyadran untuk menghormati leluhur.

Dari aspek kesenian, Desa Wisata Alasmalang memiliki:

Seni Tribing (Santri Ngibing). Kesenian tradisional bernuansa Islami ini mengombinasikan ketukan musik jidur, terbang, dengan atraksi seni modern yang dinamis.

Baca juga  Pergerakan Tanah di Desa Ketanda Banyumas, 32 Warga Dievakuasi

Kuliner Unik dan Fasilitas Penunjang Wisata

Bagi para pemburu tak jemu kuliner, desa ini menyajikan hidangan langka bernama Tumpeng Bosok, sebuah sajian tradisional dengan aroma tajam khas yang menggugah selera.

Untuk menjamin kenyamanan para pelancong, pihak pengelola desa wisata telah menyediakan fasilitas pendukung yang sangat memadai. Mulai dari deretan homestay bernuansa pedesaan, area parkir yang luas, jaringan telekomunikasi dan listrik yang stabil di seluruh area, hingga aula pertemuan utama yang diberi nama Pendopo Tugu Durian.

Desa Alasmalang, Banyumas adalah bukti nyata bagaimana potensi lokal yang dikelola dengan kreativitas dan edukasi mampu menggerakkan roda ekonomi daerah sekaligus memberikan pengalaman liburan yang berkesan bagi wisatawan.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.