Terletak di Fakultas Peternakan, tempat ini merupakan hasil kolaborasi manis antara Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed dan Pringsewu Restoran Grup. Uniknya, bahan baku yang digunakan di sini diambil langsung dari hasil produksi Fapet Unsoed, lho. Jadi, kualitasnya pasti terjamin!
Bagas Aryo Santo, Manager Area Purwokerto Pringsewu, menyebutkan bahwa outlet berkapasitas 60 orang ini siap jadi pilihan kuliner baru bagi mahasiswa.
“Yang pasti menambah warna Pringsewu Restoran Grup. Selain di sini Kandang Kopi Fakultas Peternakan, kami juga ada di Fakultas Ekonomi Bisnis,” ujarnya, usai acara peluncuran kedai tersebut, Selasa (10/02/2026).
Bagas juga membocorkan kalau ke depannya, Pringsewu bakal merambah fakultas lain di Unsoed.
“Harapannya Pringsewu lebih berwarna lagi di kawasan Purwokerto. Kemungkinan setelah ini ada lagi di Fakultas lain di Unsoed Purwokerto,” katanya.

Kuliah Sambil Praktik Jadi “Bos” Kuliner
Nah, ini yang paling seru. Mahasiswa Fapet nggak cuma jadi pembeli, tapi juga bisa magang di sini.
Dekan Fapet Unsoed, Novi Andri Setianto, menjelaskan bahwa ini adalah langkah nyata kampus membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja asli.
“Ini program magang sebagai ikhtiar dari kami bekerjasama dengan Pringsewu grup terutama dalam bidang food and beverage management,” jelasnya.
Menurut Andri , mahasiswa zaman sekarang wajib punya skill praktik yang oke.
“Generasi muda tidak hanya kuat di teori tapi juga di industri real,” kata dia.
Dengan adanya outlet ini, mahasiswa bisa belajar operasional bisnis hingga hitung-hitungan modal tanpa harus keluar gerbang kampus.
“Mereka juga belajar bagaimana mengelola, mereka jadi tahu hingga pendanaannya seperti apa. Dan Pringsewu juga bersedia,” katanya.
Sinergi Kampus dan Industri
Direktur Utama Pringsewu Cemerlang, Totok Sutrisno, menambahkan kalau konsep tiap outlet di kampus memang sengaja dibuat beda-beda, menyesuaikan dengan ciri khas prodinya.
“Sebenarnya ini bukan outlet yang pertama. Cuman programnya berbeda karena disesuaikan dengan program studi di masing-masing Fakultas,” kata dia.
Bagi Pringsewu, proyek ini juga jadi sarana mereka untuk terus belajar dari dunia akademisi.
“Selain sebagai CSR, kami juga ingin belajar dan pusatnya ilmu ya di kampus,” ujarnya.
Ujung-ujungnya, harapannya lulusan Unsoed bisa jadi pengusaha hebat di daerah asalnya masing-masing.
“Harapannya, lulusan-lulusan kami disini pulang ke kampung halamannnya buka seperti ini. Syukur-syukur dengan nama Pringsewu,” katanya.
Jadi, kapan mau mampir ke Kandang Kopi? Siapa tahu pulang dari sini, kamu nggak cuma kenyang tapi juga dapat inspirasi buat bikin bisnis sendiri!
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



