Salah satu alasan Persibas Banyumas bisa sangat trengginas dalam dua laga awal Liga 4 Jateng adalah Riski Novriansyah. Tanpa mengesampingkan pemain lain, keberadaan penyerang berpengalaman ini memang sangat berpengaruh bagi Persibas sejauh ini.
Dalam dua laga awal Liga 4 Jateng grup E, Persibas menang dua kali dengan skor yang meyakinkan. Persibas mengalahkan PSIP Pemalang 4-1 dan mengalahkan PPSM Magelang 3-1. Yang istimewa, dua kemenangan itu didapatkan di kandang lawan.
Di laga melawan PSIP, Riski mencetak satu gol. Sementara ketika melawan PPSM, Riski membuat dua gol. Maka, total dia sudah membuat tiga gol dalam dua pertandingan.
Penempatan Posisi dan Tenang
Jika melihat bagaiman Riski bermain, maka tidak bisa dipungkiri bahwa dia memiliki penempatan posisi yang klop untuk seorang predator. Gol pertama dan keduanya ke gawang PPSM menjelaskan bagaimana dia menempatkan posisi sebagai ujung tombak.
Gol pertama Riski tercipta setelah dia bisa berada di tengah dan tak terkawal. Gol kedua Riski tercipta bagaimana dia sudah ada di depan gawang untuk menyambut umpan dengan tandukan.
Soal ketenangan, gol pertama Riski ke gawang PPSM menjelaskan bagaimana dia tenang. Mendapatkan bola lalu membawa sebentar, sekalipun ditekan lawan, dia tetap tenang dan meluncuran bola menggetarkan gawang PPSM.
Riski Novriansyah Kenyang Pengalaman
Pemain kelahiran Pangkal Pinang Bangka Belitung pada 36 tahun lalu ini memang sudah berumur. Tapi usia yang sudah kepala tiga ditutupi dengan kemampuan mencari posisi dan ketenangan. Tentunya, istilahnya ketenangan itu tidak didapatkan selama satu purnama saja.
Riski Novriansyah melewati ratusan purnama untuk mendapatkan kemampuan itu. Banyaknya pengalaman terlihat bagaimana dia malang melintang di banyak klub di Indonesia. Bahkan, dia pernah merasakan main di Brasil bersama Boavista pada taun 2008.
Riski Novriansyah pernah main di Semen Padang, Sriwijaya FC, Persiba Balikpapan, Pelita Jaya, PSS, PSMS, dan masih banyak lagi. Dia sudah banyak mencetak gol bersama klub-klub terkemuka itu. Bahkan, Riski merasakan gelar juara Liga Indonesia bersama Sriwijaya FC pada 2011-2012. Riski juga pernah menjadi bagian dari timnas Indonesia U19 dan U21. Dengan pengalaman itu, tak heran jika Riski tetap mematikan di usianya yang sudah 36 tahun.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







