Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Rakit Alami Muntah dan Mual
BanjarnegaraBerita

Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Rakit Alami Muntah dan Mual

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 16 September 2025 13:05
Syarif TM
Membagikan
whatsapp image 2025 09 16 at 06.26.28 1 Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Rakit Alami Muntah dan Mual
Para petugas kesehatan saat berusaha melakukan pertolongan pertama pada santri yang diduga mengalami keracunan. (dok.PMI)
Membagikan
whatsapp image 2025 09 16 at 06.26.29 1 Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Rakit Alami Muntah dan Mual
Tim medis dari Puskesmas 1 Rakit dan PMI Banjarnegara saat melakukan pertolongan pada santri yang diduga mengalami keracunan. (dok.PMI)

SEPUTARBANYUMAS.COM-Ratusan santri Pondok Pesantren di Desa Pingit Kecamatan Rakit Banjarnegara mengalami muntah dan mual, kuat dugaan mereka mengalami keracunan usai makan malam pada Senin (15/9/2025).

Para santri ini harus dilarikan ke Puskesmas 1 Rakit untuk mendapatkan perawatan, bahkan 34 santri harus mendapatkan cairan infus karena kondisi fisik lemas. Dugaan adanya keracunan ini dilihat dari gejala yang dialami para santri di Pondok Pesantren Modern yang ada di Kecamatan Rakit.

Dugaan adanya keracunan yang dialami ratusan santri ini bermula saat sejumah santri mendatangi Puskesmas 1 Rakit sekitar pukul 19.30 WIB, dimana mereka mengalami gejala pusing, mual, sakit perut, hingga muntah. Tim Puskesmas langsung melakukan penanganan terhadap para santri yang diduga mengalami keracunan.

Awalnya, hanya beberapa anak yang mengalami gejala seperti keracunan, jumlah tersebut terus bertambah hingga jumlah pasien mencapai 146 anak yang mendapatkan perawatan mulai dari Puskesmas 1 Rakit, Puskesmas Mandiraja, Puskesmas Wanadadi, hingga RSUD Banjarnegara.

Melalui siaran Persnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara Latifa Hesti Purwaningtyas membenarkan adanya dugaan keracunan yang dialami oleh para santri, namun para santri tersebut saat ini sudah berhasil ditangani oleh petugas kesehatan.

Baca juga  Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

“Sampai dengan hari Selasa ini, total ada 146 kasus dengan rincian 34 anak mendapatkan perawatan dengan pemberian cairan infus, dan yang menjalani rawat jalan 112 anak,” katanya.

Menurutnya, dari kejadian ini, dinas kesehatan sudah melakukan visitasi oleh dokter, termasuk dengan memberikan cairan infus serta pemberian obat dan melakukan pengawasan. Tidak hanya itu, tim dari dinas kesehatan juga sudah melakukan investigasi terkait makanan dan minuman yang terakhir di konsumsi oleh para santri tersebut.

Tidak hanya itu, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan pada santri lain yang tidak mengalami gejala, termasuk pengambilan sampel air minum untuk dilakukan pemeriksaan pada Labkesdsa Banjarnegara serta sampel makanan untuk dikirim ke Labkesda Jateng.

Meski begitu, dinas kesehatan mengimbau masyarakat maupun wali santri untuk tidak cemas, sebab situasi dan kondisi para santri yang diduga keracunan sudah terkendali. Namun apabila ada santri yang kembali mengalami gejala serupa, segera untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Saat ini kami juga membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) di Puskesmas 1 Rakit, sebagai posko induk untuk pengawasan dan koordinasi. Kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak pondok, dan Alhamdulillah mereka kooperatif, sehingga proses investigasi bisa berjalan dengan cepat dan lancar, kita tinggal menunggu hasil labkes,” katanya.

Baca juga  Pasar Rakyat Banjarnegara Catat Transaksi Rp567 Juta di Malam Pergantian Tahun
TAG:keracunanpondok pesantrensantriseputar banyumas
Artikel Sebelumnya img 20250916 wa0015 KAI Daop 5 Purwokerto Pastikan Proteksi Petir Persinyalan Aman Hadapi Musim Hujan KAI Daop 5 Purwokerto Pastikan Proteksi Petir Persinyalan Aman Hadapi Musim Hujan
Artikel Selanjutnya whatsapp image 2025 09 17 at 00.21.46 Bawakan 14 Lagu, Caknan Puaskan Sobat Tenanan Banjarnegara Bawakan 14 Lagu, Caknan Puaskan Sobat Tenanan Banjarnegara
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?