Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Berita > Gubernur Jateng Dorong Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Tengah, KIP Beri Apresiasi
BeritaJateng

Gubernur Jateng Dorong Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Tengah, KIP Beri Apresiasi

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 17 Desember 2025 15:44
Syarif TM
Membagikan
Malam anugerah keterbukaan informasi
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang digelar di Rama Shinta Ballroom, Hotel Patra Semarang, Selasa (16/12/2025) malam. (dok. Pemprov Jateng)
Membagikan

GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan kesiapan pemerintahannya membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Keterbukaan informsi ini menjadi komitmen pemerintah provinsi memperkuat keterbukaan informasi publik.

Contents
  • ASN Didorong Jadi Agen Keterbukaan Informasi
  • 82 Badan Publik Raih Predikat Informatif

Komitmen gubernur dalam keterbukaan informasi ini mendapatkan apresiasi dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Bahkan apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, usai menghadiri Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang digelar di Rama Shinta Ballroom, Hotel Patra Semarang, Selasa (16/12/2025) malam.

“Perhatian pimpinan daerah sangat nyata. Kehadiran Gubernur Jawa Tengah menjadi sinyal kuat bahwa keterbukaan informasi adalah komitmen serius. Ini penting agar publik yakin bahwa akses informasi di Jawa Tengah benar-benar terbuka,” ujar Donny.

Menurut Donny, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi ujung tombak dalam pelayanan informasi publik. PPID bertugas mengelola mekanisme permohonan informasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut, Donny juga mendorong Pemprov Jateng untuk meningkatkan capaian keterbukaan informasi di tingkat nasional. Saat ini, Jawa Tengah menempati peringkat keempat nasional.

Baca juga  Stok Beras Jateng Aman hingga Pertengahan 2026, Gubernur Minta Bulog Utamakan Serapan Petani Lokal

“Saya menantang Jawa Tengah untuk menjadi yang terbaik secara nasional. Namun, yang paling penting bukan sekadar peringkat, melainkan bagaimana keterbukaan informasi benar-benar dirasakan masyarakat. Apalagi, indikator ini sangat berkaitan dengan reformasi birokrasi,” katanya.

ASN Didorong Jadi Agen Keterbukaan Informasi

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari PPID. Langkah ini diambil untuk memperkuat transparansi sekaligus membangun kepercayaan publik.

“ASN membawa misi pelayanan. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga bertanggung jawab menyampaikan kepada publik apa yang telah dilakukan di masing-masing organisasi perangkat daerah,” kata Luthfi.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menghilangkan sekat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kepercayaan publik dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Menanggapi tantangan KIP Pusat untuk meraih peringkat pertama nasional, Luthfi menyatakan optimistis, meski menegaskan bahwa kualitas pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Pada dasarnya birokrasi itu untuk melayani, bukan untuk dilayani,” ujarnya.

Baca juga  Angin Kencang Terjang Kesesi Pekalongan, Parkiran RSUD Ambruk dan Jalan Lumpuh

82 Badan Publik Raih Predikat Informatif

Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, menyampaikan bahwa tema penganugerahan tahun ini adalah “Memperkuat Ekosistem Keterbukaan Informasi untuk Mewujudkan Kebijakan Publik yang Berdampak.”

“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya.

Pada ajang tersebut, 82 badan publik berhasil meraih predikat informatif. Rinciannya meliputi 22 kabupaten/kota, 26 SKPD provinsi, 17 RSUD kabupaten/kota, 7 rumah sakit umum provinsi, 5 badan vertikal, 1 pengadilan agama, 2 BPS kabupaten/kota, serta 2 BUMD.

Adapun lima SKPD terbaik Provinsi Jawa Tengah dalam keterbukaan informasi publik adalah:

  1. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (99,4%)
  2. BPSDMD Provinsi Jawa Tengah (98,8%)
  3. DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah (97,64%)
  4. Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (97,34%)
  5. Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah (96,83%)

Sementara itu, dua BUMD paling informatif diraih oleh PT SPJT dan PT Jamkrida Jateng.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banyumasgubernur jatengJatengKeterbukaan informasiseputar banyumas
Artikel Sebelumnya Dismenore Inovasi Non-Farmakologis: Efektivitas Pijat dan Aromaterapi Kayumanis terhadap Dismenore Remaja di Cilacap
Artikel Selanjutnya PPPK paruh waktu 1.520 PPPK Paruh Waktu Banjarnegara Resmi Dilantik, Awal Pengabdian Baru untuk Daerah
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?