Hujan, Talud di Desa Cendana Longsor dan Ancam Rumah Warga

Syarif TM
Talud setinggi 7 meter dengan lebar 7 meter di Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara longsor. (dok.PMI Banjarnegara)
whatsapp image 2025 08 14 at 22.24.22 Hujan, Talud di Desa Cendana Longsor dan Ancam Rumah Warga
Talud setinggi 7 meter dengan lebar 7 meter di Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara longsor. (dok.PMI Banjarnegara)

SEPUTARBANYUMAS.COM-Hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi di Banjarnegara pada Kamis (14/8/2025). Akibatnya, sebuah talud setinggi 7 meter di Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara longsor dan mengancam dua rumah warga.

Kejadian tersebut bermula saat wilayah Kabupaten Banjarnegara diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak pukul 12.00 WIB sampaip dengan puluk 17.00 WIB, kondisi ini menyebabkan tebing setinggi 7 meter tak kuat menahan genangan air dan longsor.

Tidak hanya mengancam dua rumah warga, material longsoran berupa lumpur juga masuk ke dalam rumah warga yang ada di Dusun Banjaran RT 03 RW 02, Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Aji Piluroso mengatakan, setelah kejadian, tim relawan dari BPBD, PMI Banjarnegara, dan dinas sosial melakukan assessment dan meberikan sejumlah bantuan, baik logistisk permakanan maupun terpal untuk menutup lokasi longsor sebagai bentuk pencegahan terjdinya longsor susulan.

Menurutnya, dua rumah yang terancam akibat longsornya tebing setinggi 7 meter adalam milik Diono yang dihuni oleh 4 jiwa serta rumah milik Madi dengan jumlah penghuni 3 jiwa.

Baca juga  Angin Kencang Terjang Kesesi Pekalongan, Parkiran RSUD Ambruk dan Jalan Lumpuh

“Hari ini tim sudah berada di lokasi dan memberikan bantuan logistik permakanan dan lainnya, termasuk menutup tebing yang longsor untuk mencegah terjadinya longsor susulan,” katanya.

Mengingat kondisi cuaca di Banjarnegara yang saat ini masih sering terjadi hujan, dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga, khususnya mereka yang tinggal di daerah rawan bencana, terlebih saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terjadi.

“Selain menjaga dan membersihkan saluran air sebagai bentuk pencegahan, kita juga mengimbau warga untuk tetap waspada,” katanya.