PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah kembali menyiapkan program mudik dan balik rantau gratis untuk menyambut Lebaran 2026. Saat ini, Pemprov Jateng terus mematangkan persiapan agar pelaksanaan mudik gratis berjalan aman, nyaman, dan tepat sasaran.
Kesiapan program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan pemerintah kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha. Rapat digelar di Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran Semarang, Rabu (7/1/2026).
Sumarno menyampaikan, rapat tersebut digelar atas arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) untuk memastikan seluruh pihak siap memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah agar dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan selamat.
“Program mudik dan balik rantau ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus kita evaluasi. Tujuannya agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Sumarno.
Armada Bus dan Kereta Terus Ditambah
Hingga saat ini, Pemprov Jateng telah menginventarisasi 349 unit bus dan 20 armada kereta api untuk melayani mudik dan balik rantau Lebaran 2026. Jumlah tersebut masih akan ditambah agar setidaknya menyamai jumlah armada tahun sebelumnya yang mencapai 383 unit bus.
“Memang saat ini armada masih di bawah tahun lalu, tapi kami terus berupaya agar jumlahnya minimal sama, bahkan kalau memungkinkan bisa bertambah,” jelasnya.
Sumarno juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga BUMN, BUMD, dan dunia usaha yang ikut menyediakan armada. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama.
“Seluruh kendaraan dan kru harus memenuhi standar keselamatan. Tidak boleh ada satu pun aspek keselamatan yang diabaikan,” tegasnya.
Titik Pemberangkatan Mudik Gratis Akan Didekatkan ke Domisili Warga
Selain penambahan armada, Pemprov Jateng juga menerima masukan terkait penambahan titik keberangkatan dan tujuan mudik serta balik rantau. Hal ini akan ditindaklanjuti dengan pemetaan domisili peserta.
“Dengan titik keberangkatan yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk menuju lokasi mudik. Ini bagian dari pelayanan publik,” kata Sumarno.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pencermatan ulang untuk menetapkan titik-titik satelit pemberangkatan.
Ia mencontohkan, Asrama Haji Donohudan Boyolali memiliki titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Sementara Terminal Tipe A Mangkang memiliki titik satelit di Jepara dan Blora.
Adapun Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas dilengkapi titik satelit di Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.
Jadwal Mudik Gratis dan Pendaftaran
Sebagai informasi, mudik gratis Lebaran 2026 direncanakan berlangsung pada 16–17 Maret 2026. Lokasi pemberangkatan meliputi Museum Purna Bhakti Pertiwi Jakarta Timur, PT Dirgantara Indonesia Bandung, dan Stasiun Pasar Senen Jakarta.
Sementara itu, balik rantau gratis dijadwalkan pada 27–28 Maret 2026.
Untuk pendaftaran, Pemprov Jateng akan membuka:
- Mudik gratis via bus: mulai 4 Februari 2026
- Mudik gratis via kereta api: mulai 11 Februari 2026
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







