Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Berita > Pemprov Fasilitasi Pemulangan 18 Warga Jateng Terdampak Banjir Bandang Aceh
BeritaJateng

Pemprov Fasilitasi Pemulangan 18 Warga Jateng Terdampak Banjir Bandang Aceh

Nestya Zahra
Terakhir diperbarui: 30 Desember 2025 09:21
Nestya Zahra
Membagikan
Warga Jateng Korban Banjir Bandang Aceh
Warga Jateng yang menjadi korban banjir bandang Aceh dipulangkan dengan difasilitasi Pemprov Jateng. (dok.Pemprov Jateng)
Membagikan

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah kembali memfasilitasi pemulangan warganya yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sebanyak 18 warga asal Jawa Tengah dipulangkan ke daerah masing-masing pada Senin, (29/12/2025).

Contents
  • Data Bertambah Usai Pendataan Ulang
  • Terima Bantuan Sembako dan Modal Usaha
  • Komitmen Perlindungan Warga Jateng
  • Warga Jateng Korban Banjir Bandang Aceh Bersyukur Bisa Pulang

Belasan warga tersebut sebelumnya bekerja sebagai penderes getah pinus di Aceh Tengah. Pemulangan dilakukan melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Para warga jateng yang menjadi korban banjir bandang Aceh dipulangkan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara bersama warga terdampak lainnya dari Provinsi Banten dan Jawa Barat. Rombongan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 14.05 WIB.

Data Bertambah Usai Pendataan Ulang

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido, menjelaskan bahwa jumlah warga Jawa Tengah yang dipulangkan bertambah setelah dilakukan pendataan ulang setibanya pesawat di Jakarta.

Baca juga  Anggota DPRD Kabupaten Tegal Desak Perbaikan Sejumlah Ruas Jalan di Tiga Kecamatan

“Awalnya data dari Aceh Tengah mencatat 17 warga Jawa Tengah, terdiri dari 16 orang asal Kabupaten Cilacap dan satu orang dari Brebes. Setelah pendataan ulang, ternyata ada satu warga lagi asal Pemalang, sehingga total menjadi 18 orang,” ujar Sarido.

Sebanyak 17 warga langsung difasilitasi perjalanan menuju daerah asal di Kabupaten Cilacap dan Brebes. Sementara itu, satu warga ber-KTP Pemalang sementara waktu difasilitasi transit di Kantor Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah di Jakarta sebelum dijemput keluarganya yang berdomisili di Cileungsi.

“Kami siapkan tempat transit sementara sambil menunggu penjemputan keluarga,” katanya.

Terima Bantuan Sembako dan Modal Usaha

Selain difasilitasi transportasi hingga ke kampung halaman, para warga terdampak juga menerima bantuan sembako dari BNPB, serta uang saku dan bantuan modal usaha dari Pemprov Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

“Alhamdulillah, kondisi seluruh warga dalam keadaan sehat. Harapannya perjalanan lancar dan mereka bisa segera kembali berkumpul dengan keluarga,” kata Sarido.

Komitmen Perlindungan Warga Jateng

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada warga Jawa Tengah di mana pun berada, termasuk para perantau yang terdampak bencana alam.

Baca juga  Di Tengah Gempuran Tekhnologi, Gen Z di Semarang Pilih Wayang di Saat Anak Lain Sibuk Gawai

“Semua warga Jateng yang menjadi korban banjir bandang Aceh kita bantu, mulai dari pemulangan hingga bantuan modal usaha agar mereka bisa memulai kembali kehidupan di daerah asal masing-masing,” ujar Ahmad Luthfi.

Warga Jateng Korban Banjir Bandang Aceh Bersyukur Bisa Pulang

Yanti, warga Majenang, Kabupaten Cilacap, yang menjadi korban banjir bandang Aceh mengaku bersyukur bisa kembali ke kampung halaman bersama suaminya, Cardianto. Selama hampir tiga pekan berada di lokasi bencana dan pengungsian, mereka merasakan ketidakpastian.

“Alhamdulillah bisa dipulangkan dengan selamat. Selama di pengungsian kebutuhan makan tercukupi, tapi kami tentu ingin segera pulang,” kata Yanti.

Cardianto menambahkan, dirinya telah bekerja di Aceh Tengah selama tujuh tahun sebagai penderes getah pinus. Ia berterima kasih atas bantuan pemerintah karena kondisi di lokasi bencana belum memungkinkan untuk kembali bekerja.

“Senang sekali bisa dibantu pulang. Ke depan belum tahu akan bekerja apa, karena di sana kondisi belum pulih dan masih ada longsor,” katanya.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

Baca juga  Dugaan Korupsi di Wotbuwono Kebumen: Sidang Akan Agendakan Keterangan 2 Terdakwa
TAG:Banjir bandang Acehgubernur ahmad luthfiseputar banyumaswarga Jateng
Artikel Sebelumnya Piala Asia Futsal Catat! Bulan Depan Piala Asia Futsal di Indonesia
Artikel Selanjutnya Badan Narkotika Nasional (BNN) Purbalingga melakukan tes narkoba kepada pengemudi bus AKAP di Terminal Bobotsari, Senin (29/12/2025). (Foto: Humas BNN Purbalingga). 25 Pengemudi Bus di Terminal Bobotsari Jalani Tes Narkoba Mendadak, Ada Apa?
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?