Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Satgas Pangan Sidak Pasar di Cilacap, Pastikan Harga Beras Sesuai HET
CilacapBeritaJateng

Satgas Pangan Sidak Pasar di Cilacap, Pastikan Harga Beras Sesuai HET

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 9 Desember 2025 23:59
Faiz Ardani
Membagikan
img 20251023 wa0032 Satgas Pangan Sidak Pasar di Cilacap, Pastikan Harga Beras Sesuai HET
. Satgas Pangan bersama dinas terkait saat sidak harga beras di Rita Pasaraya Cilacap. (Faiz Ardani).
Membagikan

Guna menjaga stabilitas harga dan mencegah gejolak di pasaran, Tim Satgas Pengawasan dan Pengendalian Harga Beras Jawa Tengah bersama Polda Jateng, Polresta Cilacap, serta sejumlah instansi terkait, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik strategis di Kabupaten Cilacap. Tim memeriksa mulai dari pasar tradisional, pasar modern, hingga gudang distributor beras.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga beras yang dijual kepada masyarakat tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, sidak juga bertujuan mengantisipasi praktik penimbunan dan spekulasi harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Satgas Pangan Sidak Pasar Tradisional

Dalam sidak yang digelar pada Kamis (23/10/2025) ini, tim gabungan terdiri dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap. Mereka meninjau langsung pergerakan harga di Pasar Sidodadi, Pasar Gede, serta dua pasar modern yakni Rita Pasaraya dan Samilaris. Tak hanya itu, tim juga menyambangi sejumlah distributor beras di kawasan Cilacap Utara dan Jeruklegi.

Baca juga  3 Besar Seleksi JPTP Cilacap 2025 Masuk Babak Final

Perwakilan Satgas Pangan Jawa Tengah, Herdini Nur Airianik, menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi dan laporan masyarakat terkait perbedaan harga beras di pasaran. “Kami menindaklanjuti laporan dari konsumen tentang harga beras yang berada di pasaran, baik di pasar tradisional maupun modern,” ujarnya.

Herdini menjelaskan, dalam sidak ini Satgas memantau tiga titik utama yaitu pasar tradisional, pasar modern, dan distributor. “Kami mengecek langsung apakah harga jual beras sudah sesuai dengan HET atau justru di atasnya,” jelasnya.

Dari hasil pantauan lapangan, harga beras di retail modern terpantau stabil dan sesuai HET seperti di Rita Pasaraya dan Samilaris. “Harga beras premium dijual Rp14.900 per kilogram. Sedangkan beras SPHP dijual Rp60.500 per pack atau sekitar Rp12.100 per kilogram, dan itu sesuai bahkan di bawah HET yang ditetapkan pemerintah,” ujar Herdini.

Sementara itu, di pasar tradisional ditemukan beberapa jenis beras khusus seperti mentik wangi dan aromatik yang dijual dengan harga lebih tinggi. “Untuk beras medium seperti C4 dan IR, harganya masih sesuai yakni sekitar Rp13.500 per kilogram. Namun untuk beras khusus seperti mentik wangi, memang tidak diatur oleh pemerintah sehingga wajar jika harganya sedikit lebih tinggi,” tambahnya.

Baca juga  Cilacap Siapkan Command Center dan Super Apps untuk Wujudkan Pemerintahan Super Transparan

Menurutnya, kenaikan harga pada beberapa jenis beras khusus bukan disebabkan oleh spekulasi pasar, tetapi karena kualitas dan karakteristiknya. “Beberapa pedagang menjelaskan bahwa beras jenis tersebut lebih pulen dan memiliki broken (butiran patah) yang lebih sedikit, sehingga harganya lebih tinggi,” katanya.

Selain harga, tim Satgas juga menyoroti label dan pengemasan beras yang belum sepenuhnya sesuai aturan. “Kami menemukan ada beberapa pelabelan dan kemasan yang belum sesuai. Nantinya, petugas mutu hasil pertanian akan memberikan edukasi kepada produsen untuk memperbaikinya sesuai standar,” jelas Herdini.

Ia menambahkan, pengawasan tidak berhenti pada satu kali sidak. “Kami tidak ingin harga turun hanya saat sidak, lalu naik lagi dua minggu kemudian. Karena itu, Satgas bersama Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Polresta, dan DPMPTSP akan terus melakukan pemantauan rutin di lapangan,” tegasnya.

Dari hasil pemantauan kali ini, Satgas memastikan bahwa stok beras di Cilacap cukup aman dan harga masih terjangkau bagi masyarakat. “Kondisi harga relatif stabil, stok aman, dan banyak pilihan bagi masyarakat, baik beras medium maupun premium,” tutup Herdini.

Baca juga  Jelang Konser Dewa, Satlantas Polresta Cilacap Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat, agar kebutuhan pokok seperti beras tetap tersedia dengan harga yang wajar dan sesuai aturan.

 

TAG:BerascilacapHETSatgas PanganSatgas Pengawasan
Artikel Sebelumnya img 20250812 wa00092 Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Pembunuhan di Wanareja Cilacap ke Kejaksaan Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Pembunuhan di Wanareja Cilacap ke Kejaksaan
Artikel Selanjutnya img 20251023 wa0005 Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anaknya, Warga Cikakak Banyumas Diamankan Polisi Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anaknya, Warga Cikakak Banyumas Diamankan Polisi
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?