Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Wagub Ajak Santri Jihad Selamatkan Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Pohon
BanjarnegaraBeritaJateng

Wagub Ajak Santri Jihad Selamatkan Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Pohon

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 25 Oktober 2025 18:45
Syarif TM
Membagikan
whatsapp image 2025 10 25 at 18.36.33 1 Wagub Ajak Santri Jihad Selamatkan Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Pohon
Wakil Gubernur saat melakukan penanaman pohon di lahan milik PT Indonesia Power di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Sabtu (25/10/2025) (Syarif TM)
Membagikan
whatsapp image 2025 10 25 at 18.36.33 Wagub Ajak Santri Jihad Selamatkan Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Pohon
Wakil gubernur, wakil bupati, SM PT Indonesia Power UBP Mrica, Pengasuk PP Tanbihul Ghofiliin saat penanaman pohon di sekitar waduk Mrica Banjarnegara dalam santri menanam. (Syarif)

SEPUTARBANYUMAS.COM-Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak para santri untuk turut serta dalam jihad lingkungan dengan menanam pohon dan menjaga kelestarian alam. Hal ini disampaikan dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Gus Yasin, peringatan Hari Santri Nasional (HSN) bukan hanya mengenang semangat resolusi jihad yang diserukan KH Hasyim As’ari dalam melawan penjajah, tetapi juga menjadi momentum untuk berjuang menjaga kelestarian bumi.

“Menanam pohon bukan hanya soal penghijauan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan hidup manusia dan seluruh makhluk. Santri harus menjadi pelopor dalam jihad menyelamatkan bumi,” ujar Gus Yasin di hadapan ribuan santri, usai melakukan penanaman pohon di lahan PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mrica Banjarnegara.

Menurutnya, aksi tanam pohon adalah langkah kecil yang memiliki dampak besar dalam menghadapi perubahan iklim dan bencana ekologis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pesantren dalam gerakan penghijauan di berbagai daerah.

Baca juga  Ribuan Warga Padati Fun Bike & Senam Sehat HUT TNI ke-80

“Kita lihat, kondisi Waduk Mrica yang dulu diperkirakan bisa bertahan hingga 50 tahun, kini baru berumur 30 tahun tetapi sedimentasinya sudah hampir 90 persen. Ini alarm bagi kita semua untuk segera bertindak menyelamatkan lingkungan,” tegasnya.

Santri sebagai Garda Depan Jihad Ekologi

Gus Yasin menilai pesantren memiliki peran strategis dalam jihad ekologi. Dengan memasukkan nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan, santri dapat belajar bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab spiritual.

“Merawat alam bukan hanya urusan duniawi, tapi juga bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta. Kesadaran ini harus tertanam sejak dini di kalangan santri,” imbuhnya.

Selain menjadi contoh, pesantren juga berperan penting dalam menyebarkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat sekitar. Melalui pendekatan berbasis nilai-nilai agama, santri bisa menggerakkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup hijau, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, serta penggunaan energi ramah lingkungan.

Kolaborasi Lestarikan Alam dan Cagar Budaya

Sementara itu, Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Mrica, Nazrul Very Andhi, menyambut baik kegiatan penanaman pohon yang melibatkan pemerintah daerah, pesantren, dan masyarakat.

Baca juga  Tunaikan Janji Kampanye, Bupati Banjarnegara Fokus Infrastruktur Jembatan dan Akses Vital

“Penanaman pohon bersama Wakil Gubernur, Wakil Bupati Banjarnegara, pengasuh pondok pesantren Tanbihul Ghofiliin, serta para santri ini memperkuat sinergi untuk menjaga lahan di sekitar Waduk Mrica,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelestarian dan penghijauan, tetapi juga mendukung pelestarian cagar budaya yang ada di kawasan waduk. Ke depan, area tersebut akan dikembangkan menjadi lokasi manasik haji, pusat ketahanan pangan, dan kawasan edukasi lingkungan.

“Saat ini sudah ada tanaman jagung dan sayuran yang tumbuh di area ini. Penanaman pohon di lahan seluas lebih dari 10 hektare ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Melalui gerakan tanam pohon ini, pemerintah, pesantren, dan masyarakat diharapkan terus bergandengan tangan dalam menjaga keberlanjutan alam. Gerakan jihad hijau ini menjadi simbol nyata bahwa mencintai bumi adalah bagian dari wujud keimanan dan tanggung jawab bersama.

TAG:gerakan hijau pesantrenhari santri nasionaljihad lingkunganpelestarian alamsantri peduli lingkunganseputar banyumastaj yasin maimoentanam pohon BanjarnegaraWaduk MricaWakil Gubernur Jawa Tengah
Artikel Sebelumnya Gelombang tinggi Waspada Tinggi Gelombang di Perairan Cilacap dan Sekitarnya
Artikel Selanjutnya Kondisi KA Purwojaya (KA 58F) mengalami anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10/2025) pukul 14.25 WIB. (Istimewa) Kereta Api Purwojaya Anjlok: PT KAI Jelaskan Tak Ada Korban Jiwa dan Ratusan Penumpang Berhasil Dievakuasi
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Angin kencang
JatengKebumen

Angin Kencang Bikin Bagian Sebuah Rumah di Buayan Kebumen Roboh

Oleh Djamal SG
jasad
Jateng

Jasad Warga Ditemukan Mengapung di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Oleh Djamal SG
Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?