Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > 560 Penerima Bansos di Cilacap Dihentikan Karena Terindikasi Judi Online
CilacapJatengNasional

560 Penerima Bansos di Cilacap Dihentikan Karena Terindikasi Judi Online

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2025 17:23
Faiz Ardani
Membagikan
img 20251020 wa0017 560 Penerima Bansos di Cilacap Dihentikan Karena Terindikasi Judi Online
Pelayanan Puskesos di Kantor Dinsos PPPA Cilacap. (Faiz Ardani).
Membagikan
img 20251020 wa0017 560 Penerima Bansos di Cilacap Dihentikan Karena Terindikasi Judi Online
Pelayanan Puskesos di Kantor Dinsos PPPA Cilacap. (Faiz Ardani).

SEPUTARBANYUMAS.COM- Pemerintah mengambil langkah tegas terhadap penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat. Sebanyak 560 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Cilacap dinonaktifkan setelah terindikasi menggunakan bantuan untuk judi online.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Cilacap, Moch. Ichlas Riyanto, melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Pengolahan Data, Rohmat Kusyanto, mengungkapkan bahwa temuan ini menjadi perhatian serius.

“Ada penghapusan sekitar 560 KPM dari penerima PKH dan BPNT. Dari jumlah itu, 57 berasal dari PKH dan 503 dari BPNT,” ujar Rohmat.

Menurutnya, keputusan ini diambil karena adanya indikasi kuat penggunaan dana bantuan untuk aktivitas judi online.

“Dana bantuan itu digunakan tidak semestinya, melalui fitur HP. Ini sangat mudah dilakukan dan sangat berbahaya, terutama bagi mereka yang sebenarnya sangat membutuhkan bantuan untuk menopang kehidupannya,” tegasnya.

Rohmat menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah kini memperketat pengawasan terhadap seluruh penerima bansos. Pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat tidak mencoba-coba menyalahgunakan bantuan.

Baca juga  SBI Klarifikasi Insiden Material Keluar Area Pabrik di Cilacap, Operasional Dipastikan Aman

“Sekali saja ketahuan, fatal akibatnya. Bantuan bisa langsung hilang, bahkan fasilitas lain seperti BPJS juga ikut dicabut,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sistem pendeteksian dilakukan secara otomatis melalui data rekening dan nomor telepon penerima bantuan. Bahkan, PPATK kini ikut menelusuri aliran dana dan aktivitas mencurigakan dari rekening KPM.

“Hati-hati dengan penggunaan nomor rekening dan kartu keluarga (KK). Banyak kasus peminjaman identitas untuk registrasi nomor HP, dan itu sekarang bisa terlacak,” jelasnya.

Dinsos PPPA Cilacap juga akan meningkatkan edukasi kepada para penerima bansos melalui pendamping di lapangan. Langkah ini penting agar masyarakat memahami tujuan utama program bantuan sosial.

“PKH itu digunakan untuk kebutuhan dasar, sekolah anak, ibu hamil, lansia, disabilitas. Sementara BPNT untuk membeli bahan pangan, bukan pulsa untuk game online,” terang Rohmat.

Selain judi online, pihaknya juga mengingatkan agar bantuan tidak dipakai untuk belanja daring yang bersifat konsumtif.

“Kadang masyarakat tidak sadar, belanja online dianggap kebutuhan, padahal itu sudah di luar kebutuhan dasar. Kalau seperti itu, bisa saja bantuannya juga dihentikan,” tambahnya.

Baca juga  Cilacap Genjot Digitalisasi, Pemkab dan Bank Jateng Teken Kerjasama CMS untuk 16 OPD

Rohmat memperkirakan jumlah penerima yang terindikasi menyalahgunakan bantuan masih bisa bertambah.

“Saya yakin angka ini bisa tiga kali lipat, karena pemahaman masyarakat yang masih kurang. Namun kami akan terus lakukan pembinaan agar mereka bisa tertib dan bijak menggunakan bantuan,” pungkasnya.

Langkah tegas pemerintah ini menjadi peringatan bagi seluruh penerima bantuan sosial agar menggunakan dana sesuai tujuan, yaitu membantu kebutuhan dasar masyarakat miskin. Pemerintah berharap tindakan ini mampu menciptakan disiplin, kejujuran, dan ketahanan sosial di tengah upaya memberantas praktik judi online yang semakin meresahkan.

TAG:BansosBPNTcilacapDihapusjudi onlineKPMPKH
Artikel Sebelumnya whatsapp image 2025 10 18 at 20.35.02 Tiga Siswa Banjarnegara Lolos TC Gala Siswa Indonesia 2025 Tiga Siswa Banjarnegara Lolos TC Gala Siswa Indonesia 2025
Artikel Selanjutnya dsc00675 scaled 1 Ngaji Bandongan Warnai Peringatan Hari Santri 2025 di Cilacap Ngaji Bandongan Warnai Peringatan Hari Santri 2025 di Cilacap
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Angin kencang
JatengKebumen

Angin Kencang Bikin Bagian Sebuah Rumah di Buayan Kebumen Roboh

Oleh Djamal SG
jasad
Jateng

Jasad Warga Ditemukan Mengapung di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Oleh Djamal SG
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?