Media sosial ramai video tentang banjir di wilayah wisata Guci, Kabupaten Tegal. Diketahui, Guci adalah tempat wisata area di lereng Gunung Slamet bagian utara.
Akun Instagram Aslibatang mengunggah video banjir sungai di Guci Pancuran 13 Tegal. Disebutkan bahwa musibah itu terjadi pada Sabtu (20/12/2025). Disebutkan musibah itu terjadi setelah hujan lebat.
Karena musibah tersebut, pipa-pipa air panas milik hotel hanyut. Disebutkan bahwa banjir itu juga terjadi di Pemalang. Hal itu memang memungkinkan karena wilayah selatan Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang adalah lereng Gunung Slamet area utara. Sementara, akun InstaBumiayu menyebutkan bahwa banjir juga terjadi di Sirampog Brebes.
Dari video yang beredar, banjir di sungai memang deras terjadi. Sebagian terlihat ranting pepohonan yang banyak dan air yang keruh coklat dengan terjangan mengerikan.
Banjir dan Eksploitasi Hutan Gunung Slamet
Belakangan eksploitasi di wilayah Gunung Slamet jadi sorotan. Sorotan itu terjadi tak lama setelah musibah besar terjadi di Sumatera. Banyak pihak yang khawatir musibah seperti di Sumatera akan terjadi jika eksploitasi Gunung Slamet terus dilakukan.
Dari citra satelit yang beredar bahwa eksploitasi penambangan wilayah hutan Gunung Slamet terjadi di bagian selatan dan utara. Bagian selatan adalah area yang masuk wilayah Kabupaten Banyumas. Warga Banyumas pun sudah protes terkait eksploitasi penambangan pada Gunung Slamet.
Kemudian di bagian utara yakni di wilayah Kabupaten Tegal, terlihat di citra satelit bahwa hutan wilayah lereng Gunung Slamet area utara berubah jadi lahan sayuran. Hutan yang berubah jadi perkebunan berpotensi membuat serapan pada air tak lagi maksimal.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







