Bank Jateng Cabang Cilacap kembali menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 402.248.800 kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap. Bantuan ini difokuskan untuk mendukung Program Keberlanjutan Penuntasan Kemiskinan (PKPK) dan sektor kesehatan, khususnya penanganan Tuberkulosis (TBC) serta perbaikan rumah tidak layak huni.
​Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan Bank Jateng Cabang Cilacap, Muhammad Ridowi, kepada Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, di Ruang Prasanda, Rumah Dinas Bupati, Kamis (4/12/2025).
​Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, mengapresiasi langkah Bank Jateng yang konsisten mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan swasta sangat vital karena APBD memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.
​”Ada hal yang pemerintah daerah secara regulasi dan ukuran anggaran tidak bisa semuanya (dibantu), sehingga kami bekerja sama dengan perusahaan yang ada di Kabupaten Cilacap untuk membantu kebutuhan masyarakat melalui CSR,” ujar Syamsul usai penyerahan bantuan.
​Mas Syamsul—sapaan akrab Bupati—secara khusus menyoroti alokasi dana untuk ketahanan pangan dan kesehatan. Ia meminta Dinas Kesehatan untuk mengoptimalkan bantuan tersebut, mengingat penanganan TBC menjadi salah satu atensi nasional.
​”Terkait TBC, untuk teman-teman Dinas Kesehatan monggo untuk dimanfaatkan bantuan ini, sehingga bisa optimal peruntukannya. TBC ini juga salah satu program Pak Presiden, seperti screening TBC yang optimal,” tegasnya.
​Rincian Alokasi Bantuan
​Total bantuan sebesar Rp 402 juta tersebut disalurkan ke empat sektor strategis di Cilacap, dengan rincian sebagai berikut:
​Kesehatan (Rp 199.748.800): Digunakan untuk pemeliharaan mesin TCM (Tes Cepat Molekuler) dan pemenuhan gizi pemulihan pasien TBC.
Pertanian (Rp 70.000.000): Sarana produksi jagung bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Harapan, Desa Sawangan, Kecamatan Jeruklegi.
Perumahan (Rp 75.000.000): Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Gunungtelu, Kecamatan Karangpucung.
​Pendidikan & Gizi (Rp 57.500.000): Beasiswa siswa berprestasi kurang mampu dan pemberian makanan bergizi di Kampung KB Gadis, Kelurahan Tegalreja.
​
Pimpinan Cabang Bank Jateng Cilacap, Muhammad Ridowi, berharap bantuan ini dapat memacu produktivitas masyarakat dan UMKM. “Harapan kami program ini bisa membantu UMKM agar lebih berkembang dalam arti bisa meningkatkan produktivitas, dan dari segi kesehatan bisa membantu upaya perbaikan penanganan khususnya TBC,” jelasnya.
​Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Cilacap, Hasanuddin, menyebut bantuan ini sangat krusial untuk operasional di lapangan, mencakup 38 Puskesmas di wilayah Cilacap.
​”Bantuan ini pertama untuk memberikan beasiswa bagi 20 anak kurang mampu, dan juga makanan bergizi untuk lansia. Kami sangat berterima kasih karena telah mendampingi program pemerintah untuk penanggulangan TB,” pungkas Hasanuddin.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







