Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan selatan Jawa Tengah. Ketinggian gelombang diperkirakan dapat mencapai maksimum 2,5 meter.
Peringatan ini berlaku sejak Jumat (12/12/2025) hari ini pukul 07.00 WIB, hingga Senin (15/12/2025) pukul 07.00 WIB.
Adnan Dendy Mardika, prakirawan dari BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan kondisi sinoptik, gelombang tinggi berkategori sedang, yaitu antara 1,25 hingga 2,5 meter, berpeluang terjadi di tiga wilayah perairan.
“Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Cilacap, Perairan Kebumen, dan Perairan Purworejo,” ujar Adnan Dendy Mardika dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025)
Ia menjelaskan, pola angin di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 15 knot.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, untuk meningkatkan kewaspadaan. Saran keselamatan spesifik diberikan bagi pelaku pelayaran:
Perahu Nelayan: Diimbau waspada apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Kapal Tongkang: Diimbau waspada apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
“Masyarakat pesisir dan pengguna jasa kelautan harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran,” katanya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







