Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai Rabu (14/1/2026) hingga Sabtu (17/1/2026).
Berdasarkan data informasi tinggi gelombang nomor B/ME.01.02/PDGT/13/CLP/I/2026, cuaca di perairan selatan Jawa Tengah diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Prakirawan BMKG Cilacap, Deas Achmad Rivai, menginformasikan bahwa tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap diprediksi mencapai kategori tinggi, yakni berkisar antara 2,5 hingga 4,0 meter.
“Kondisi sinoptik menunjukkan angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 25 knot,” tulis Deas dalam keterangan resminya, Selasa (13/1/2026) petang.
Rincian wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi yakni perairan Cilacap dari 2,5 – 4,0 Meter serta perairan Kebumen dan Purworejo dengan kategori sedang setinggi 1,25 – 2,5 Meter.
Saran Keselamatan bagi Pelayaran
Pihak BMKG juga memberikan peringatan mengenai risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran bagi para pelaku usaha laut dan nelayan, di antaranya:
- Perahu Nelayan: Harap waspada apabila kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
- Kapal Tongkang: Berisiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
- Kapal Ferry: Diimbau berhati-hati apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar selalu waspada dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







