Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman bergerak cepat menepis isu negatif yang berembus terkait dugaan jual beli jabatan dalam proses pengisian delapan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Syamsul menyatakan dengan tegas bahwa pelaksanaan seleksi telah mengikuti prosedur dan tidak ada praktik transaksional dalam bentuk apa pun termasuk isu yang santer disebut sebagai “kantong kresek”.
“Ini sekali lagi tidak ada jual-beli jabatan, satu rupiah pun lewat siapapun dalam proses bidding delapan ini yang sudah diumumkan. Saya menjamin itu,” tegas Bupati Cilacap usai melantik delapan pejabat, Jumat (28/11/2025)
Isu kantong kresek yang mengarah pada tuduhan adanya setoran tertutup dinilai sebagai fitnah yang menyesatkan. Syamsul meminta publik untuk tidak menelan mentah informasi tanpa konfirmasi.
“Umpamanya difitnah, namanya disampaikan, mbok ada yang tanya ke saya tak sampaikan. Tidak ada satu rupiah pun lewat siapapun,” ujar Bupati Cilacap.
Komitmen Bersama Bupati Cilacap & Wabup: Nol Transaksi Jabatan
Syamsul memastikan integritas birokrasi menjadi kesepakatan bersama Wakil Bupati, menjadi fondasi pemerintahan selama lima tahun ke depan.
“Kami komitmen lima tahun ke depan tidak ada jual-beli jabatan dan kita akan memperbaiki sistem yang kurang baik,” ungkapnya.
Mendukung Program Nasional
Selain kepatuhan regulasi, pejabat baru diminta menjadi agen percepatan pembangunan melalui:
– Akselerasi program prioritas presiden
– Peningkatan PAD daerah
– Kerja aktif menjemput anggaran pusat
Syamsul mengingatkan bahwa distribusi anggaran kini banyak melalui kementerian, sehingga inisiatif OPD menjadi kunci. “Jangan hanya bersurat menggugurkan kewajiban, tapi harus benar-benar dikawal,” tegasnya.
Jabatan Kosong Segera Dituntaskan
Setelah pelantikan, Pemkab langsung melapor ke BKN untuk mengisi posisi kosong secara bertahap. Target finalisasi maksimal minggu kedua Desember 2025
Daftar Pejabat yang Dilantik:
1. Sapta Giri Putra – Kepala BPKAD
2. Hasanuddin – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk & KB
3. Farid Rijanto – Kepala Disnakerin
4. Buddy Haryanto – Kepala Diskominfo
5. Budi Narimo – Kepala Disparpora
6. Heru Kurniawan – Kepala Dispermades
7. Drs. Oktrivianto Subekti – Kepala Disdagkop UKM
8. Drs. Rochman – Kasatpol PP
Dengan langkah tegas ini, Pemkab Cilacap berharap publik turut mengawasi serta tidak terjebak kabar yang tidak berdasar. Prinsip meritokrasi ditegakkan untuk menghasilkan birokrasi bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.





