Lonjakan aktivitas usaha selama bulan suci Ramadan dinilai berbanding lurus dengan meningkatnya potensi kebakaran. Kondisi ini menjadi perhatian serius jajaran Satpol PP Kabupaten Cilacap melalui Bidang Damkar dan Penyelamatan yang langsung mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada para pelaku usaha, termasuk UMKM.
Ramadan identik dengan maraknya pedagang musiman, terutama di sektor kuliner. Aktivitas memasak dalam intensitas tinggi, penggunaan kompor dan tabung gas secara terus-menerus, serta penambahan instalasi listrik untuk lampu dan peralatan elektronik dinilai rawan memicu insiden kebakaran.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan Ramadan identik dengan lonjakan aktivitas memasak dan penggunaan peralatan elektronik. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi korsleting listrik maupun kebocoran gas.
“Ramadan biasanya aktivitas usaha meningkat, terutama penjual takjil dan makanan berbuka. Kami mengingatkan agar pelaku usaha lebih disiplin dalam pengecekan instalasi listrik dan penggunaan tabung gas,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Empat Poin Wajib Dipatuhi Pelaku Usaha
Dalam imbauannya, Damkar menekankan empat poin utama. Pertama, pelaku usaha diminta rutin mengecek instalasi listrik setiap hari, mulai dari kabel, stop kontak, hingga peralatan elektronik. Beban listrik berlebih dilarang karena berisiko memicu korsleting.
Kedua, memastikan keamanan tabung gas dan kompor. Selang serta regulator wajib diperiksa secara berkala. Setelah digunakan, gas harus dimatikan dan ditutup rapat.
Ketiga, jangan pernah meninggalkan api tanpa pengawasan, baik dari kompor, tungku, lilin, maupun alat pemanas lainnya. “Banyak kejadian kebakaran dipicu kelalaian kecil seperti lupa mematikan kompor,” tegasnya.
Keempat, setiap tempat usaha wajib menyediakan minimal satu Alat Pemadam Api Ringan (APAR) aktif yang mudah dijangkau. Seluruh karyawan juga harus memahami cara penggunaannya.
Catat Nomor Layanan Darurat Damkar
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta segera menghubungi pos damkar terdekat jika terjadi kondisi darurat.
Berikut nomor layanan yang bisa dihubungi:
- Pos Damkar Cilacap: WA 0821 4532 6641
- Pos Damkar Majenang: WA 0821 2835 7071
- Pos Damkar Kroya: WA 0821 4532 6635
- Pos Damkar Sidareja: WA 0821 2133 7517
Gatot menegaskan, pencegahan menjadi kunci utama agar insiden kebakaran bisa ditekan selama Ramadan. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kesadaran dan kesiapsiagaan sangat penting. Kami ingin Ramadan berjalan aman, aktivitas ekonomi lancar, dan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” pungkasnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!




