Desa Wisata Pesahangan di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, semakin dikenal sebagai destinasi unggulan berkat konsep wisata petik durian yang ditawarkannya.
Terlebih, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Cilacap tentang Penetapan Desa Wisata (Deswita) Tahun 2025, yang menjadi dasar hukum kuat dalam pengembangan berbagai potensi wisata di desa tersebut.
Di lokasi ini, pengunjung tidak hanya membeli durian, tetapi juga dapat memetik langsung buah dari pohonnya. Konsep petik mandiri ini menghadirkan sensasi unik, terutama bagi pecinta durian yang ingin menikmati buah dalam kondisi matang alami.
Di Desa Wisata Pesahangan, Ada Beragam Varietas Durian Unggulan
Kebun durian di Desa Wisata Pesahangan menghadirkan sejumlah varietas premium yang menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan dapat menemukan berbagai jenis seperti duri hitam, musangking, super tembaga, hingga bawor saat musim panen.
Setiap varietas memiliki cita rasa khas, mulai dari manis legit hingga sedikit pahit dengan aroma yang kuat. Pengunjung bebas memilih durian sesuai selera, sekaligus belajar mengenali karakter tiap jenis durian yang tersedia.
Selain itu, sistem petik langsung dari pohon memastikan kualitas buah tetap terjaga. Hal ini menjadi nilai lebih dibandingkan durian yang dijual di pasaran umum.
Suasana Sejuk di Pegunungan Cimanggu
Keunggulan lain dari Desa Wisata Pesahangan adalah lokasinya yang berada di kawasan Pegunungan Cimanggu. Lingkungan yang masih alami dengan udara sejuk menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Hamparan kebun durian yang hijau menciptakan suasana asri dan menenangkan. Pengunjung dapat menikmati waktu bersantai sambil mencicipi durian, menjadikan pengalaman wisata semakin lengkap.
Kondisi alam yang mendukung juga menjadikan tempat ini cocok untuk wisata keluarga maupun kegiatan rekreasi yang bersifat edukatif.
Dorong Ekonomi Warga dan Pelestarian Lokal
Pengembangan wisata petik durian di Desa Pesahangan tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
Pengelolaan kebun dilakukan secara berbasis komunitas, sehingga warga setempat terlibat aktif dalam operasionalnya.
Model ini membuka peluang kerja baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Selain itu, keberadaan kebun durian juga berkontribusi dalam menjaga keberagaman varietas lokal.
Berbagai jenis durian yang dibudidayakan membantu melestarikan plasma nutfah durian Indonesia, khususnya varietas dari Jawa Tengah. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga kekayaan hayati di tengah perkembangan zaman.
Ragam Wisata Lain yang Tak Kalah Menarik
Selain wisata petik durian, Desa Pesahangan juga menawarkan berbagai potensi wisata berbasis edukasi dan religi.

– Wisata Religi
Salah satu destinasi yang banyak dikunjungi adalah makam Syekh KH. Abdullah Sayuti. Tempat ini menjadi tujuan ziarah sekaligus ruang refleksi dengan suasana yang tenang dan nyaman.
– Edukasi Kerajinan dan Pertanian
Pengunjung dapat mengikuti kegiatan edukatif seperti pembuatan tikar pandan bersama pengrajin lokal. Selain itu, tersedia pula pelatihan pembuatan pupuk organik yang bermanfaat untuk pertanian ramah lingkungan.
– Edukasi Peternakan
Wisata edukasi juga mencakup sektor peternakan. Pengunjung dapat melihat langsung aktivitas beternak bebek petelur dan kambing, serta belajar teknik dasar dari warga setempat.
Berbasis Potensi Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat
Dengan kombinasi agrowisata, edukasi, dan wisata religi, Desa Wisata Pesahangan semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Cilacap. Wisata petik durian menjadi magnet utama yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Ke depan, pengembangan berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat posisi Desa Pesahangan sebagai bagian penting dari jaringan Desa Wisata Cilacap yang berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



