Hari Kedua Pencarian, 2 Remaja yang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap Belum Ditemukan

Faiz Ardani
Tim SAR Gabungan cari korban tenggelam di Pantai Menganti Cilacap. (Basarnas Cilacap).

Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua remaja yang hilang setelah terseret ombak di kawasan Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap. Memasuki hari kedua operasi pencarian, Jumat (5/6/2026), berbagai upaya dilakukan dengan memperluas area penyisiran baik melalui jalur darat maupun perairan.

 

Penyisiran Diperluas di Darat dan Laut

Operasi SAR hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan briefing yang melibatkan seluruh unsur SAR gabungan. Dalam pencarian tersebut, tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) guna mempercepat proses pencarian korban.

SRU 1 bertugas melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah timur dan barat sejauh kurang lebih dua kilometer. Tim menggunakan kendaraan trail untuk menjangkau medan yang sulit serta memanfaatkan drone thermal guna membantu pemantauan dari udara.

Sementara itu, SRU 2 melakukan penyisiran di perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan cakupan area sekitar tiga nautical mile. Adapun SRU 3 melakukan pencarian menggunakan Landing Craft Rubber (LCR) dengan area pencarian sekitar satu nautical mile dari titik lokasi kejadian.

Baca juga  Resmi Alih Tugas, Wakapolresta Cilacap Jabat Dirpolairud Polda Babel

Meski berbagai metode pencarian telah diterapkan, hingga siang hari kedua korban belum berhasil ditemukan.

 

Hasil Pencarian Masih Nihil

Pada pukul 12.00 WIB, tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan pencarian pada pukul 13.00 WIB sesuai rencana operasi yang telah disusun.

Namun hingga sore hari, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan akhirnya menutup operasi hari kedua pada pukul 17.00 WIB dan menjadwalkan kembali pencarian pada Sabtu (6/6/2026) pagi.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wajdi, mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya memaksimalkan pencarian dengan memperluas area penyisiran di berbagai titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

“Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dengan memperluas area penyisiran baik di darat maupun perairan, namun hingga sore hari hasil masih nihil dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari,” ujar Fajar Wajdi.

Sebelumnya, insiden nahas tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Enam remaja dilaporkan terseret ombak saat berada di area pantai. Empat korban berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Baca juga  Iming-iming Kerja ke Jepang Berujung Laporan Polisi, Warga Cilacap Rugi Puluhan Juta

Korban yang berhasil selamat yakni Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15). Sedangkan dua korban yang belum ditemukan adalah Adiansyah Putra Setiawan (16), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, serta Wisnu (14), warga Desa Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!