Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cilacap menjadi momen penegasan peran ganda istri Aparatur Sipil Negara (ASN). Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, secara khusus menitipkan pesan agar anggota DWP tidak hanya menjadi pendukung di rumah tangga, tetapi juga menjadi figur publik dan bahkan “ibu” bagi lingkungan kantor suaminya bekerja.
Acara yang mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Cerdas” ini digelar di Cilacap, Jumat (12/12/2025), dan dihadiri sekitar 250 peserta.
Korbankan Waktu, Peran Istri Sebagai Pelengkap Orang Tua
Bupati Syamsul, selaku Penasihat DWP Kabupaten Cilacap, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar. Ia menyadari tingginya tuntutan kerja ASN di Pemkab Cilacap, yang seringkali mengorbankan waktu untuk keluarga.
“Ketika Pemkab Cilacap berkomitmen meningkatkan pelayanan, waktu untuk keluarga sering kali harus dikorbankan. Untuk itu, saya titip pesan agar para istri ASN dapat melengkapi peran orang tua bagi anak ketika suami sedang berdinas,” ujar Bupati Syamsul.
Ia menekankan bahwa dukungan penuh dari istri sangat krusial mengingat dinamika kerja ASN sangat tinggi, terutama dalam tuntutan pelayanan publik yang masif.
Istri Pejabat Wajib Jadi Figur Publik dan ‘Ibu’ di Kantor
Lebih lanjut, Syamsul menegaskan bahwa peran anggota DWP, khususnya istri pejabat OPD, melampaui lingkup domestik. Mereka secara otomatis menjadi figur publik yang tindak-tanduknya disorot masyarakat dan wajib memberi teladan.
“Anggota Dharma Wanita, terutama ketika suaminya seorang birokrat, mau tidak mau menjadi figur publik. Harus memberikan inspirasi kepada masyarakat,” katanya.
Bupati juga memberikan penekanan unik, yakni peran istri pejabat sebagai “ibu” di lingkungan kerja suaminya. Meski demikian, ia mengingatkan agar peran tersebut dijalankan dengan batasan yang jelas dan tetap menjaga profesionalitas kantor.
“Benar dianggap biasa (saat berbuat baik), tetapi ketika melakukan kesalahan dampaknya luar biasa,” pesannya, mengingatkan anggota DWP akan dampak luas dari setiap tindakan mereka di ruang publik.
Fokus DWP: Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Cilacap, Siti Wijayanti Sadmoko, yang membacakan sambutan Ketua Umum DWP, menyoroti pentingnya penguatan keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus.
Peringatan HUT ke-26 ini ditutup dengan seminar yang sejalan dengan tagline nasional DWP, yakni “Mengajar, Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri,” yang fokus pada peran DWP dalam mempersiapkan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045. Kegiatan sosial seperti donor darah dan penyerahan santunan juga dilaksanakan untuk memperkuat kontribusi sosial DWP.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







