Wacana pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Cilacap mulai ramai diperbincangkan dan memunculkan perhatian dari berbagai kalangan. Di tengah situasi birokrasi yang dinamis, proses penentuan pejabat definitif untuk posisi strategis tersebut disebut semakin menghangat.
Sejumlah pihak dikabarkan mulai mendorong percepatan pengisian jabatan Sekda yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas atau Penjabat (Pj) Sekda. Kondisi itu pun memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat maupun lingkungan pemerintahan daerah.
Koordinator LSM Seroja, Ekanto Wahyuning Santoso, menilai upaya percepatan pendefinitifan Sekda pada dasarnya merupakan hal yang wajar selama seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Meski demikian, ia berpandangan bahwa Pejabat Sekda yang saat ini masih menjalankan tugas sebagai Penjabat sebaiknya terlebih dahulu diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan dan kinerjanya sebelum diputuskan menjadi pejabat definitif.
“Saya mendengar ada upaya dari pihak tertentu untuk mempercepat proses pendefinitifan Sekda. Itu sah-sah saja selama mengikuti aturan. Namun menurut saya, penjabat Sekda saat ini sebaiknya diberi kesempatan lebih dulu untuk menjalankan tugasnya,” ujar Ekanto, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, masyarakat juga perlu melihat secara langsung kapasitas Penjabat Sekda tersebut, baik dari sisi kepemimpinan, komunikasi, maupun kemampuan dalam menjalankan roda birokrasi di Kabupaten Cilacap.
“Kita uji dulu bagaimana kinerjanya, bagaimana komunikasinya dengan masyarakat maupun internal pemerintahan. Jadi tidak perlu terburu-buru,” katanya.
Seleksi Sekda Diminta Dilakukan Terbuka
Selain meminta proses pendefinitifan dilakukan secara hati-hati, Ekanto juga berharap proses seleksi Sekda nantinya dapat dilaksanakan secara terbuka dan transparan.
Ia meminta agar mekanisme seleksi dilakukan seperti pada masa kepemimpinan Bupati Syamsul di mana proses pengisian jabatan dilakukan secara lebih terbuka sehingga publik dapat ikut mengawasi jalannya tahapan seleksi.
“Saya berharap kepada Mbak Ammy selaku Plt Bupati agar proses seleksi Sekda dilakukan terbuka. Apa pun kekurangannya, pola keterbukaan seperti dulu tetap memiliki sisi positif karena masyarakat bisa ikut melihat prosesnya,” ungkapnya.
Menurut Ekanto, keterbukaan penting untuk menghindari munculnya persepsi negatif di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar panitia seleksi tidak menambahkan syarat-syarat yang berpotensi menimbulkan kesan mengarahkan atau mempersempit peluang calon tertentu.
“Jangan sampai ada tambahan persyaratan yang terkesan hanya untuk menyingkirkan pihak tertentu atau memperkecil kesempatan calon lain. Semua yang memenuhi syarat sebaiknya diberi peluang yang sama,” tegasnya.
Soroti Isu Pembatasan Peserta Seleksi
Ekanto juga menyinggung informasi yang berkembang terkait kemungkinan adanya pembatasan peserta seleksi Sekda hanya kepada sejumlah nama tertentu.
Ia menilai jika hal tersebut benar terjadi, maka dapat memunculkan kesan bahwa proses seleksi tidak berjalan secara alami dan objektif.
Ekanto turut menyinggung pemeriksaan yang sebelumnya dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Cilacap. Menurutnya, isu tersebut seharusnya tidak dijadikan dasar untuk mempersempit ruang bagi calon tertentu tanpa proses yang jelas dan terbuka.
“Intinya saya hanya ingin menyampaikan bahwa semua pihak harus diberi kesempatan. Biarkan panitia seleksi bekerja secara profesional dan objektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pengisian jabatan Sekda merupakan hal penting karena akan berdampak terhadap jalannya pemerintahan daerah ke depan. Karena itu, menurutnya, setiap tahapan perlu dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kalau sejak awal prosesnya dianggap kurang tepat, tentu dikhawatirkan akan berdampak pada proses-proses berikutnya. Maka keterbukaan dan kehati-hatian itu penting,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Cilacap terkait rencana seleksi Sekda tersebut.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



