Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Kajari Cilacap Ajak Generasi Muda Berani Laporkan Korupsi
Cilacap

Kajari Cilacap Ajak Generasi Muda Berani Laporkan Korupsi

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 9 Desember 2025 23:50
Faiz Ardani
Membagikan
Kajari
Kajari Cilacap Muhammad Irfan Jaya memberikan kuliah umum anti korupsi di Politeknik Negeri Cilacap. (Faiz Ardani).
Membagikan

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilacap, Muhammad Irfan Jaya, menyerukan ajakan tegas kepada generasi muda untuk tidak ragu bersuara ketika melihat dugaan penyimpangan maupun praktik korupsi di sekitar mereka. Seruan tersebut ia sampaikan dalam kuliah umum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Auditorium Politeknik Negeri Cilacap, Selasa (9/12/2025), yang dipadati mahasiswa, LSM, hingga awak media.

Contents
  • Kajari Ajak Mahasiswa Aktif Laporkan Korupsi
  • Kinerja Kejari Cilacap Sepanjang 2025

Kajari Ajak Mahasiswa Aktif Laporkan Korupsi

Kajari menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya bertumpu pada aparat penegak hukum. Keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam proses pengawasan.

“Kejaksaan itu bukan dewa, bukan yang serba tahu. Tapi masyarakat ini kalau kira-kira melihat ada suatu keganjilan, penyimpangan, maka mari kita berkolaborasi. Yang pasti identitas pelapor itu dirahasiakan,” ujar Irfan usai acara.

Kajari menyampaikan, bahwa Kejari Cilacap tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memperkuat pendampingan hukum bagi berbagai obyek vital nasional khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap.

Baca juga  PSCS Cilacap Absen Liga 4! Krisis Saham hingga Sponsor Mandek, Bupati Syamsul Buka Suara

Adapun pengawasan dilakukan terhadap PLTU, Pertamina, hingga aset-aset negara lainnya. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan memiliki legalitas yang tepat dan tidak menimbulkan potensi kerugian negara.

“Kalau mereka melakukan kegiatan, kita lihat legalitasnya. Kita berikan pendapat hukum, legal opinion, sebagai upaya mitigasi risiko,” jelasnya.

Pengawasan Meluas ke Pangan, Pertanian, hingga Perikanan

Selain obyek vital tersebut, Irfan menegaskan bahwa Kejari Cilacap juga turut mengawasi berbagai sektor strategis yang berpengaruh langsung pada kesejahteraan masyarakat dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

Pengawasan dilakukan di bidang pangan, pertanian, ketahanan energi, pertambangan, pengairan, hingga perikanan. Seluruh sektor itu dinilai memiliki risiko penyimpangan yang dapat berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi dan hajat hidup masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa persoalan aset negara turut menjadi fokus pengawasan. Aset yang tidak dikelola dengan baik, dikuasai pihak ketiga, atau menghasilkan kerugian, tetap akan menjadi objek tindakan hukum.

Menurut Irfan, pencegahan adalah kunci. Namun jika seluruh upaya telah ditempuh dan masih ditemukan pelanggaran, Kejari tidak akan ragu melakukan langkah represif.

Baca juga  Info Pemadaman Listrik di Cilacap 12–15 Januari 2026, Sejumlah Wilayah Terdampak

“Kalau sudah kita lakukan semuanya maksimal kemudian masih ada lagi, maka itulah penindakan. Sudah dibilang, masih kau lakukan,” ucapnya.

Dalam kuliah umum itu, Irfan juga mendorong peran mahasiswa sebagai penjaga masa depan bangsa. “Mahasiswa sebagai generasi intelektual dengan idealisme tinggi harus punya kepedulian menciptakan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Kinerja Kejari Cilacap Sepanjang 2025

Pada bidang tindak pidana khusus, Kejari Cilacap hingga November 2025 berhasil menyelamatkan uang negara lebih dari Rp1,3 miliar dari dua perkara korupsi. Selain itu, kejaksaan telah mengeksekusi 8 perkara, dan 3 perkara lain masih dalam proses.

Irfan menekankan bahwa kerja sama dengan masyarakat dan media adalah kunci memperkuat pengawasan. “Kita harus memaksimalkan semua ini untuk kemakmuran rakyat. Diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

TAG:AntiKorupsiBeritaCilacapCilacapUpdateGenerasiMudaGoodGovernanceHakordia2025KejariCilacapLawEnforcementPemberantasanKorupsiPengawasanEnergiPengawasanPanganPertaminaCilacapPLTUCilacap
Artikel Sebelumnya Puluhan Remaja Diamankan Nyaris Balap Liar, Puluhan Remaja di Purbalingga Diamankan Polisi
Artikel Selanjutnya Ketua DPRD Jateng Ketua DPRD Jateng Beri Pesan Penting ke Pemprov Jelang Nataru
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?