Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Lindungi Generasi Perempuan, Bupati Cilacap Serukan Imunisasi HPV Wajib untuk Cegah Kanker Serviks
Cilacap

Lindungi Generasi Perempuan, Bupati Cilacap Serukan Imunisasi HPV Wajib untuk Cegah Kanker Serviks

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 25 Juni 2025 12:51
Faiz Ardani
Membagikan
img 20250625 wa0006 Lindungi Generasi Perempuan, Bupati Cilacap Serukan Imunisasi HPV Wajib untuk Cegah Kanker Serviks
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman saat pertemuan dengan UNICEF dan Portkesmas di Rumah Dinas Bupati. (Istimewa).
Membagikan
img 20250625 wa0006 Lindungi Generasi Perempuan, Bupati Cilacap Serukan Imunisasi HPV Wajib untuk Cegah Kanker Serviks
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman saat pertemuan dengan UNICEF dan Portkesmas di Rumah Dinas Bupati. (Istimewa).

SEPUTARBANYUMAS.COM – Di tengah kenyataan pahit bahwa kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia, harapan baru muncul dari Kabupaten Cilacap.

Bupati Cilacap, Dr. Syamsyul Auliya Rachman, dengan tegas menyuarakan komitmennya untuk melindungi masa depan anak-anak perempuan di wilayahnya. Dalam pertemuan strategis bersama UNICEF Indonesia dan Portal Kesehatan Masyarakat (Portkesmas), Bupati menyatakan bahwa imunisasi HPV akan menjadi prioritas dan wajib diberikan di sekolah-sekolah.

“Kanker serviks adalah penyakit mematikan pada perempuan yang bisa dicegah. Kita ingin seluruh anak perempuan di Cilacap terlindung dari ancaman kanker serviks,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).

Pernyataan ini bukan isapan jempol. Data menunjukkan, lebih dari 21.000 perempuan Indonesia meninggal setiap tahunnya karena kanker serviks. Padahal vaksin HPV yang efektif mencegah penyakit ini tersedia dan dapat diberikan sejak usia dini. Pemerintah menetapkan usia optimal pemberian vaksin HPV pada anak perempuan 11–13 tahun, atau setara kelas 5 Sekolah Dasar.

Cilacap menjadi daerah yang patut dicontoh. Pada tahun 2024, daerah ini mencatatkan capaian imunisasi HPV hingga 99 persen, salah satu yang tertinggi di Indonesia. Meski begitu, Bupati menyadari bahwa pekerjaan belum selesai. Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga dan meningkatkan angka tersebut.

Baca juga  Sedekah Laut Cilacap 2025 Jadi Pusat Perhatian Ribuan Pengunjung Pantai

“Melalui kerja sama lintas sektor, kita akan pastikan pelaksanaan imunisasi HPV di sekolah berjalan lancar dan sukses. Tidak boleh ada yang tertinggal,” imbuh Bupati.

Komitmen ini turut diapresiasi oleh DR. Armunanto, Penjabat Sementara Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa. Ia menyebut Cilacap sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan capaian luar biasa.

“Cilacap menjadi contoh daerah yang menunjukkan bahwa dengan komitmen pemerintah daerah dan dukungan lintas sektor, kita bisa melindungi generasi muda dari penyakit yang bisa dicegah,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Portkesmas, Basra Ahmad Amru, menyoroti pentingnya peran edukasi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi HPV.

“Imunisasi HPV bukan hanya soal teknis pemberian vaksin, tapi juga soal membangun kepercayaan orang tua. Komunikasi yang baik dan sesuai dengan budaya masyarakat harus terus dilakukan agar semua anak perempuan terlindung dari ancaman penyakit yang mengancam jiwa,” jelas Basra.

Dengan dimulainya Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus mendatang, Kabupaten Cilacap bersiap menjadi contoh nasional dalam upaya perlindungan anak perempuan dari kanker serviks.

Baca juga  Tradisi Grebeg Suran! Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi di Karangjati Cilacap

Melalui program Jaga Bersama, UNICEF dan Portkesmas terus mendukung tenaga kesehatan, guru, tokoh agama, serta media untuk mengedukasi masyarakat dan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak dasar mereka yakni kesehatan.

TAG:berita cilacap terkini
Artikel Sebelumnya img 20250625 wa0003 Tiket Mulai Diserbu! KAI Daop 5 Siapkan 42.000 Lebih Kursi untuk Libur Panjang Tahun Baru Islam Tiket Mulai Diserbu! KAI Daop 5 Siapkan 42.000 Lebih Kursi untuk Libur Panjang Tahun Baru Islam
Artikel Selanjutnya img 20250626 wa0013 Ada Lomba PBB Antar SLTA se Banjarnegara di Mapolres Banjarnegara, Ini Juaranya Ada Lomba PBB Antar SLTA se Banjarnegara di Mapolres Banjarnegara, Ini Juaranya
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?