Pemkab Cilacap Soroti Rendahnya Serapan Anggaran Triwulan I

Earlena
Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) dipimpin oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Aula BPKAD Cilacap, Jumat (24/4/2026). (dok Diskominfo Pemkab Cilacap)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap mencatatkan capaian progres fisik yang positif pada Triwulan I 2026. Meski demikian, realisasi keuangan atau serapan anggaran masih menjadi catatan serius karena belum memenuhi target yang ditetapkan dalam anggaran kas.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) yang dipimpin oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Aula BPKAD Cilacap, Jumat (24/4/2026). Hingga akhir Maret 2026, realisasi fisik kegiatan tercatat mencapai 23,97 persen, sedikit melampaui target sebesar 23,48 persen.

Namun, keberhasilan di sisi fisik tidak dibarengi dengan kelancaran serapan anggaran. Realisasi keuangan baru menyentuh angka 17,48 persen, sementara target anggaran kas berada di angka 20,36 persen. Terdapat celah (gap) sebesar 6,49 persen antara progres fisik dan realisasi keuangan.

Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menegaskan bahwa percepatan realisasi anggaran sangat krusial agar program pembangunan tidak terhambat. Ia memberikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja maksimal, namun juga memberikan peringatan kepada OPD yang kinerjanya masih rendah.

Baca juga  Kenikmatan Autentik Soto Tentrem Hj. Maryam: Definisi Comfort Food Sejati di Jantung Kota Cilacap

“Perangkat daerah yang realisasinya masih rendah harus bekerja lebih optimal. Percepatan ini penting agar masyarakat segera merasakan manfaat dari program pembangunan yang telah direncanakan,” tegas Ammy.

Senada dengan hal tersebut, Plh Sekretaris Daerah Cilacap, Annisa Fabriana, menekankan pentingnya evaluasi rutin untuk memetakan hambatan di lapangan. Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Cilacap, Ferry Adhi Dharma, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama lambatnya serapan anggaran adalah proses pengadaan barang dan jasa yang belum maksimal.

Berdasarkan data teknis, dari total 6.668 paket pengadaan senilai Rp539,7 miliar, baru 44,54 persen yang ditayangkan dalam sistem pengadaan. Lebih jauh, nilai kontrak yang terbentuk baru mencapai 14,70 persen dari total pagu anggaran yang tersedia.

Sektor Pendapatan Pemkab Cilacap

Di sektor pendapatan, Pemkab Cilacap mencatatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp228,28 miliar atau 20,61 persen dari target tahunan Rp1,1 triliun. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menggali potensi PAD guna mendukung kemandirian fiskal daerah.

Hasil Rakor POK ini dipastikan akan menjadi basis evaluasi bagi Pemkab Cilacap untuk menggenjot kinerja pada triwulan berikutnya melalui penguatan pengawasan dan percepatan proses lelang pengadaan barang dan jasa.

Baca juga  Pemkab Cilacap Ajukan Anggaran Pilkades Serentak Rp 100 Juta per Desa

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.