Pengadilan Negeri Cilacap atau PN Cilacap akan segera menyidangkan dua tersangka kasus pembunuhan pengacara asal Purwokerto. Dua terduga pelaku pembunuhan itu adalah Sayudi (43) dan Juwanto (36). Keduanya disangka melakukan pembunuhan pada pengacara asal Purwokerto, Aris Munadi.
PN Cilacap akan menyidangkan dua orang tersangka itu pada Selasa (31/3/2026) mulai pukul 10.00 WIB. Hal itu seperti diketahui dari website PN Cilacap terkait jadwal sidang kasus pembunuhan yang menghebohkan tersebut.
Dari sidang perdana pada dua terduga pelaku pembunuhan itu, nantinya akan diketahui pasal apa yang didakwakan pada dua tersangka tersebut.
PN Cilacap Gelar Sidang karena Sesuai Lokasi Pembunuhan
Sekalipun korban pembunuhan adalah warga Banyumas, namun pembunuhan dilakukan di area hukum Cilacap. Karena itu, sidang pun dilaksanakan di PN Cilacap.
Pembunuhan pada pengacara Aris Munadi dilakukan di Cilacap. Setelah pembunuhan dilakukan, korban dibawa ke alas Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap untuk dikuburkan.
Kasus pembunuhan ini terjadi akhir tahun lalu dan menggegerkan masyarakat. Mulanya, Aris Munadi dilaporkan hilang sejak 22 November 2025. Namun, pada 11 Desember 2025, jasad Aris Munadi ditemukan di alas Kubangkangkung.
Dari penemuan jasad itu, polisi melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya Sayudi dan Juwanto yang merupakan kakak beradik ditangkap karena diduga sebagai pelaku pembunuhan pada Aris Munadi.
Keduanya membunuh Aris karena ingin menguasai mobil Aris dan menjualnya. Hasil penjualan untuk membayar utang-utang. Pembunuhan dilakukan dengan memukul korban menggunakan kayu di bagian belakang leher sebanyak tiga kali. Setelah itu, korban diangkat ke dalam mobil dan dicekik hingga meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa menuju alas Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, untuk dikuburkan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tersangka dan korban baru saling mengenal sekitar satu bulan sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, namun intens berkomunikasi. Di sisi lain, aktivitas para tersangka disebut kerap melakukan ziarah ke beberapa tempat yang diduga berkaitan dengan ritual tertentu.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.




