Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Seleksi Dibatalkan Mendadak, 276 Guru di Cilacap Batal Jadi Kepala Sekolah
Cilacap

Seleksi Dibatalkan Mendadak, 276 Guru di Cilacap Batal Jadi Kepala Sekolah

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 24 Mei 2025 17:39
Faiz Ardani
Membagikan
IMG 20250524 WA0015 Seleksi Dibatalkan Mendadak, 276 Guru di Cilacap Batal Jadi Kepala Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin. (Faiz Ardhani)
Membagikan
IMG 20250524 WA0015 Seleksi Dibatalkan Mendadak, 276 Guru di Cilacap Batal Jadi Kepala Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin. (Faiz Ardani)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Harapan ratusan guru di Kabupaten Cilacap untuk menduduki jabatan kepala sekolah kandas setelah proses seleksi terbuka resmi dibatalkan. Sebanyak 276 guru yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi harus menerima kenyataan pahit akibat terbitnya peraturan baru dari pemerintah pusat.

Padahal, proses seleksi sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu dan telah menghasilkan daftar nama calon kepala sekolah terpilih. Namun, regulasi anyar yang dikeluarkan secara nasional mengubah seluruh skema yang telah disusun oleh pemerintah daerah. Kebijakan tersebut memaksa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cilacap untuk menunda bahkan membatalkan hasil seleksi yang sudah berjalan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin, menjelaskan bahwa pembatalan ini bukan karena kesalahan peserta maupun panitia, melainkan karena adanya perubahan regulasi mendadak yang harus dipatuhi oleh semua daerah.

“Jadi di tengah jalan menjelang final, muncul Permendikdasmen Nomor 07 Tahun 2025 yang didalamnya mencabut Permendikbud Nomor 40 Tahun 2023 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Sehingga dengan sangat terpaksa proses itu kita batalkan,” ujarnya, Sabtu (24/5/2025).

Baca juga  Rumah Warga Wanareja Cilacap Terbakar Saat Ditinggal Bantu Hajatan

Seleksi yang dimulai sejak 21 April 2025 lalu sejatinya telah berjalan lancar, bahkan mendekati tahap finalisasi. Namun, situasi berubah ketika aplikasi KSPS platform resmi yang digunakan untuk proses seleksi akan ditutup pada 20 Mei, sesuai pemberitahuan dari Dirjen GTK.

Setelah berkonsultasi ke berbagai pihak, Disdikbud Cilacap tetap melanjutkan proses dengan hati-hati hingga akhirnya terbitlah regulasi baru yang membuat seluruh rangkaian seleksi harus dihentikan.

“Kami paham ini bukan hal yang mudah diterima. Ada 276 peserta yang sudah berharap, terdiri dari 4 guru TK, 243 guru SD, dan 29 guru SMP. Tapi kami berharap semua bisa memahami bahwa ini adalah situasi yang berada di luar kendali kami,” tambahnya.

Luhur menegaskan bahwa pembatalan ini bukan akhir dari perjuangan para guru yang telah mendaftar. Pihaknya saat ini sedang mencermati regulasi baru tersebut dan berencana membuka kembali seleksi kepala sekolah yang sesuai dengan aturan terbaru dalam waktu dekat.

“Begitu proses penyesuaian selesai, kami akan mengadakan seleksi ulang yang sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 07 Tahun 2025. Kami akan segera informasikan kembali kepada para guru. Untuk saat ini, kami mohon agar semua tetap tenang, bersabar, dan fokus pada tugas mendidik anak-anak,” imbuhnya.

Baca juga  Batik Ecoprint Karya Inspiratif Warga Binaan Lapas Cilacap

Lebih lanjut, Luhur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta atas dedikasi dan semangatnya mengikuti seleksi. Ia pun mengajak semua pihak untuk tetap menjaga suasana kondusif demi kelancaran proses pendidikan di Cilacap.

“Kepada teman-teman guru yang kemarin sempat diumumkan lulus namun batal, ya untuk tenang dan sabar, intinya kondusif. Kita disini tetap akan selalu berupaya untuk bisa melanjutkan kembali pengisian kekosongan kepala sekolah,” tandasnya.

Artikel Sebelumnya IMG 20250524 WA0005 Wamenipas Silmy Karim Apresiasi Layanan Publik Kantor Imigrasi Cilacap Wamenipas Silmy Karim Apresiasi Layanan Publik Kantor Imigrasi Cilacap
Artikel Selanjutnya IMG 20250524 WA0020 SMA Muhiba Juara Kejurkab Futsal Pelajar Banjarnegara 2025 SMA Muhiba Juara Kejurkab Futsal Pelajar Banjarnegara 2025
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?