Wisata Hutan Payau Cilacap menjadi salah satu destinasi wisata lingkungan yang semakin menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.
Hutan payau yang kaya akan pepohonan mangrove ini memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya diakui sebagai hutan kota dan dikembangkan sebagai objek wisata penting di Kabupaten Cilacap.
Sejarah dan Perkembangan Hutan Payau Cilacap
Hutan Payau Cilacap pertama kali dirintis pada tahun 1978 sebagai kawasan vegetasi bakau atau mangrove yang ditanam di lahan rawa pesisir.
Penanaman ini merupakan upaya awal untuk melindungi ekosistem pantai dari abrasi serta menjaga keseimbangan lingkungan laut dan daratan sekitar Segara Anakan.
Meski dimulai sejak akhir dekade 1970-an, status Hutan Payau sebagai hutan kota baru ditetapkan melalui keputusan resmi Bupati Cilacap pada tanggal 2 Maret 2009. Penetapan ini tidak hanya memberi status administratif, tetapi juga menandai arah baru pengelolaan kawasan tersebut sebagai ruang terbuka hijau dan destinasi wisata lingkungan.
Ekosistem, Keanekaragaman Hayati, dan Peran Lingkungan
Hutan Payau Cilacap memiliki luas sekitar 10 hektar yang ditumbuhi lebih dari 15.000 pohon mangrove dari berbagai jenis, seperti tancang, api-api, bakau bandul, dan bakau kacangan.
Selain itu, terdapat pula tanaman asosiasi seperti jeruju, waru, dan ketapang yang memperkaya vegetasi kawasan.
Ekosistem payau ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Akar-akar mangrove membantu mengurangi dampak abrasi laut, menjadi penyangga alami bagi komunitas biota laut, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis ikan, udang, dan burung yang bergantung pada vegetasi ini untuk bertahan hidup.
Fasilitas Wisata Lingkungan dan Daya Tarik Pengunjung
Sejak ditetapkan sebagai hutan kota dan area wisata, Hutan Payau Cilacap terus dikembangkan dengan berbagai fasilitas menarik. Pengunjung dapat menikmati suasana alam dengan menyusuri jalan setapak atau jembatan kayu yang melintasi hamparan mangrove, menawarkan pengalaman berjalan di atas ekosistem payau secara langsung.
Salah satu fasilitas yang populer adalah Jembatan Mesra, jalur kayu sepanjang sekitar 300 meter yang menarik untuk menjadi lokasi santai bersama keluarga atau pasangan, serta menjadi spot fotografi yang instagramable.
Di sepanjang jalur ini juga tersedia gubug-gubug kecil untuk beristirahat sambil menikmati panorama hijau hutan payau.
Area di tepi Segara Anakan memberikan pemandangan panorama laut yang indah, cocok untuk piknik keluarga, kegiatan edukasi lingkungan, hingga acara komunitas. Beberapa bagian hutan juga direncanakan akan dikembangkan dengan fasilitas tambahan seperti kolam pemancingan dan wahana edukasi lainnya untuk menarik lebih banyak pengunjung di masa depan.
Hutan Payau di Cilacap dapat dijangkau dengan mudah dari pusat kota Cilacap melalui jalur darat. Pengunjung disarankan datang pada pagi atau sore hari untuk merasakan suasana sejuk dan pencahayaan terbaik untuk foto, serta membawa perlengkapan dasar seperti air minum dan alas kaki nyaman.
Konservasi dan Kesadaran Lingkungan
Wisata Hutan Payau Cilacap tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berperan sebagai pusat edukasi lingkungan. Banyak pelajar, mahasiswa, dan komunitas lingkungan memanfaatkan kawasan ini sebagai lokasi pembelajaran langsung mengenai ekosistem mangrove dan pentingnya pelestarian alam pesisir.
Pemerintah daerah bersama Perhutani dan organisasi lingkungan lokal terus melakukan rehabilitasi dan pelestarian untuk memperbaiki kondisi mangrove serta menjaga keseimbangan ekosistem yang rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas manusia.
Upaya tersebut juga melibatkan partisipasi masyarakat sekitar demi keberlanjutan manfaat lingkungan jangka panjang.
Sebagai kawasan yang bertransformasi dari rintisan vegetasi payau sejak 1978 hingga menjadi hutan kota dan destinasi wisata lingkungan, Wisata Hutan Payau membuktikan peran penting perlindungan ekosistem sekaligus potensi pariwisata alam.
Harapannya, dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan masyarakat, hutan ini berpeluang menjadi salah satu tujuan wisata alam unggulan di Jawa Tengah yang memberikan manfaat luas bagi lingkungan dan ekonomi lokal.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.






