Cilacap tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan pelabuhan, tetapi juga memiliki potensi wisata yang terus berkembang. Mulai dari pantai, wisata sejarah, kuliner khas, hingga deretan kafe modern, semuanya bisa dinikmati dalam waktu singkat.
Artikel ini menyajikan ide Wisata Cilacap selama 3 hari 2 malam yang cocok dijadikan referensi liburan. *Disclaimer:* durasi perjalanan ini ideal dilakukan saat libur long weekend, seperti peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada 16 Januari 2026.
Tanggal tersebut jatuh pada hari Jumat, lalu dilanjutkan weekend Sabtu dan Minggu. Sehingga, agenda wisata dapat dijalani dengan lebih leluasa.
Hari Pertama: Menyusuri Ikon Wisata Cilacap
Perjalanan dapat dimulai dengan mengunjungi Pantai Teluk Penyu, ikon wisata yang paling dikenal. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota membuat pantai ini mudah dijangkau.
Wisatawan dapat menikmati pemandangan laut selatan dengan latar Pulau Nusakambangan, sekaligus mengabadikan momen di sejumlah spot foto favorit.
Tak jauh dari Teluk Penyu, terdapat Benteng Pendem, bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda.
Benteng ini menawarkan pengalaman wisata sejarah dengan lorong bawah tanah, meriam kuno, dan area terbuka yang luas. Selain edukatif, kawasan ini juga menarik bagi pencinta fotografi.
Menjelang sore, wisata kuliner di sekitar Teluk Penyu patut dicoba. Hidangan khas seperti brekecek, olahan ikan bercita rasa pedas, serta aneka seafood segar menjadi menu unggulan.
Malam hari dapat diisi dengan berjalan santai di kawasan pesisir sebelum beristirahat.
Hari Kedua: Alam Nusakambangan dan Kafe Hits
Hari kedua menjadi momen utama untuk eksplorasi alam. Wisatawan dapat mengikuti perjalanan wisata ke Pulau Nusakambangan melalui jalur resmi.
Selain dikenal sebagai pulau bersejarah, Nusakambangan juga memiliki pantai-pantai alami dengan panorama yang masih terjaga. Kunjungan ini memberikan pengalaman berbeda karena memadukan wisata alam dan nilai sejarah.
Usai kembali ke kota, waktu makan siang bisa dimanfaatkan untuk mencicipi kuliner lokal seperti soto khas Cilacap, mendoan, dan aneka lauk berbahan dasar hasil laut.
Setelah itu, perjalanan dapat dilanjutkan ke wisata alam daratan, seperti Curug Cimandaway atau kawasan perbukitan di wilayah barat yang menawarkan suasana sejuk dan asri.
Sore hingga malam hari, wisatawan dapat bersantai di deretan kafe hits Cilacap yang kini semakin diminati.
Paragraf Coffee dikenal dengan konsep minimalis dan suasana nyaman untuk bersantai. Tabera Coffee menawarkan area yang luas dengan desain modern, cocok untuk nongkrong bersama teman.
Sementara itu, Abena Coffee menjadi favorit anak muda berkat konsep estetik dan pilihan menu kopi yang beragam. Kafe-kafe ini juga kerap menjadi tempat berbagi momen liburan di media sosial.
Hari Ketiga: Wisata Santai dan Oleh-oleh
Hari terakhir sebaiknya diisi dengan agenda yang lebih ringan. Wisatawan dapat mengunjungi Pantai Widarapayung sebagai alternatif pantai dengan area yang lebih luas dan suasana terbuka.
Jika ingin tetap di dalam kota, berjalan santai di kawasan Heritage Titik Nol Kilometer menikmati suasana pagi hari Kota Cilacap.
Bisa juga berada di pusat kota sembari berbelanja oleh-oleh juga menjadi pilihan menarik. Beberapa oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang antara lain keripik ikan, abon seafood, serta aneka jajanan tradisional khas seperti Rempeyek Yuyut.
Sebelum meninggalkan Cilacap, menikmati secangkir kopi pagi di kafe lokal dapat menjadi penutup perjalanan yang menyenangkan. Atau juga bisa sekedar menghabiskan waktu di Alun-alun Cilacap.
Berlibur ke Cilacap
Rencana berlibur selama 3 hari 2 malam ini menunjukkan bahwa Cilacap memiliki paket liburan yang lengkap. Mulai dari wisata alam, sejarah, kuliner, hingga kafe kekinian.
Long weekend seperti libur Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 16 Januari 2026 menjadi waktu yang tepat untuk menjelajah kota ini. Dengan perencanaan yang matang, liburan singkat dapat memberikan pengalaman berkesan dan layak direkomendasikan sebagai destinasi wisata alternatif di Jawa Tengah.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







