Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cilacap, Ny. Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, memberikan instruksi menohok bagi para pengurus PKK kecamatan. Istri Bupati Cilacap tersebut meminta budaya penyambutan pejabat yang berlebihan, termasuk tradisi pemberian buah tangan atau oleh-oleh segera dihentikan.
Hal itu ditegaskan Ira saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan Pengantar Tugas Camat se-Kabupaten Cilacap di Pendopo Wijayakusuma Sakti, Selasa (13/1/2026).
Istri Bupati Fokus Program, Bukan Seremonial
Ira mewanti-wanti 21 Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik untuk mengubah total pola kerja lama. Menurutnya, efektivitas program jauh lebih penting dibandingkan kemeriahan acara penyambutan kunjungan kerja (kunker).
“Kami harapkan pelaksanaannya secara sederhana saja. Bukan sambutan yang meriah, bukan oleh-oleh yang banyak. Tapi yang kami harapkan program kami bisa langsung sampai ke masyarakat,” tegas Ira Tanti di lokasi.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Istri Bupati Cilacap ini mengungkapkan bahwa tahun ini organisasi dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, setiap kegiatan dituntut untuk tepat sasaran tanpa pemborosan.
“Ibu-ibu yang terpilih adalah ibu-ibu hebat. Harus cepat menyesuaikan diri. Di tengah keterbatasan, kita dituntut kreatif dan inovatif,” tambahnya.
Minta Camat ‘All Out’ Dukung Istri
Menghadapi keterbatasan anggaran, Ira juga melontarkan permohonan terbuka kepada para Camat selaku Ketua Pembina PKK Kecamatan. Ia meminta para Camat memberikan dukungan sumber daya penuh agar roda organisasi di tingkat kecamatan tetap berjalan maksimal.
“Harapan kami Mas Bupati memberikan arahan kepada para Pembina (Camat) agar effort-nya maksimal dalam membantu kegiatan PKK,” pinta istri Bupati Cilacap di depan suaminya, Bupati Cilacap Dr. Syamsul Auliya Rachman.
Pesan Bupati: PKK Bukan Sekadar Pendamping Suami
Setali tiga uang, Bupati Syamsul Auliya Rachman menekankan bahwa TP PKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah, bukan sekadar pelengkap jabatan suami.
“Saya berharap terbangun sinergi yang kuat antara TP PKK dan pemerintah kecamatan, sehingga program pembangunan khususnya yang menyentuh kebutuhan keluarga dapat berjalan lebih efektif,” ujar Mas Bupati.
Kepada para Camat yang baru menempati wilayah baru, Syamsul menginstruksikan agar mereka segera beradaptasi dan menjadi pemimpin yang responsif.
“Jadilah pemimpin yang hadir dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di wilayah kecamatan,” tutupnya.
Sebagai informasi, pelantikan ini melibatkan 21 Ketua TP PKK Kecamatan serta reorganisasi Pergantian Antar Waktu (PAW) pengurus TP PKK Kabupaten Cilacap masa bakti 2026-2030, sesuai dengan Surat Tugas Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap Nomor 007/S.T/PKK.Kab/1/2026.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







