DPRD Jateng Bentuk Pansus LKPJ 2025, Ini Tujuannya

Djamal SG
Rapat paripurna DPRD Jateng. (dok DPRD Jateng)

DPRD Jateng bentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Dari Pansus ini, dewan akan menelaah berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan Pemprov Jateng selama tahun 2025.

Pembentukan Pansus tersebut dilakukan saat Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian Semarang, belum lama ini. Ketua DPRD Jateng Sumanto mengatakan, setelah dibentuk, Pansus akan segera bekerja melakukan berbagai kajian. Sebagai ketuau adalah Tugiman dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan I Putu Dody dari Fraksi Partai Demokrat sebagai Wakil Ketua Pansus.

“Agenda rapat paripurna kali ini adalah LKPJ, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban untuk tahun 2025. Ini akan kita kritisi dalam bentuk Pansus yang sudah dibentuk Ketuanya, Mas Tugiman dari PKS,” ujar Sumanto.

Menurut Sumanto, pembentukan Pansus menjadi bentuk komitmen DPRD dalam melakukan fungsi pengawasan secara optimal. Pembahasan LKPJ juga menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program Pemprov Jateng. Hasil kerja pansus akan dewan sampaikan dalam rapat paripurna sebagai bentuk rekomendasi resmi DPRD kepada Gubernur.

Baca juga  PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng karena Kerusuhan

“Rekomendasi pansus nantinya diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah provinsi dalam meningkatkan kinerja pada tahun-tahun berikutnya. Kami akan review terkait kegiatan tahun 2025. Nanti apa yang sudah Pak Gubernur sampaikan, akan kita berikan catatan-catatan untuk perbaikan tahun 2026 ini,” katanya.

DPRD Jateng Ingin Seluruh Program Dijalankan Pemprov

Sumanto mengatakan, melalui Pansus pihaknya ingin memastikan seluruh program yang dijalankan Pemprov benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Sumanto juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan LKPJ.

Rapat Paripurna tersebut juga beragendakan Laporan Reses Masa Persidangan Kedua 2025-2026. Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumanto didampingi Wakil Ketua Heri Pudyatmoko, Muhammad Saleh, dan Setya Arinugraha.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan sejumlah hal mengenai pelaksanaan pemerintahan pada tahun lalu. Menurutnya, capaian kinerja pada 2025 fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat dengan beberapa fokus kebijakan. Luthfi menambahkan, kebijakan pembangunan tahun lalu berfokus pada infrastruktur yang merupakan turunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Baca juga  Sumanto Soroti Dampak Signifikan Ramadan pada Perekonomian Masyarakat 

“Yang jelas 2025 kita jabaran dari RPJM Nasional menjadi RPJM kita adalah infrastruktur kemarin dan kita jabarkan dalam bentuk kerja nyata dengan 35 kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menyampaikan, sejumlah indikator menunjukkan perbaikan, terutama pada penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan Jateng tahun 2025 turun dari 9,58 persen menjadi 9,37 persen. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37 persen di atas rata-rata nasional.

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.