Magelang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Karate Jateng 2026

Besari
Sejumlah atlet karate menampilkan kemampuannya pada nomor kata beregu, pada Kejurprov Karate Jawa Tengah Piala Bambang Raya 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (4–5/4/2026). (Besari)

Gelanggang Olah Raga (GOR) Paku Bumi, Kabupaten Magelang, menjadi venue perhelatan akbar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Jawa Tengah Piala Bambang Raya 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (4–5/4/2026). Turnamen ini menjadi indikator penting bagi arah pembinaan prestasi karate di Jawa Tengah.

FORKI Jateng, Bambang Raya Saputra, memberikan peringatan keras agar ajang tahunan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Beliau menuntut hasil nyata yang bisa dipertanggungjawabkan bagi masa depan olahraga bela diri ini.

“Kejurprov harus melahirkan hasil, bukan sekadar selesai dilaksanakan. Harus ada data base atlet, evaluasi kualitas, dan peningkatan kemampuan di semua lini,” katanya.

Bambang menjelaskan bahwa pemilihan lokasi yang berpindah-pindah dalam tiga tahun terakhir—mulai dari Grobogan (2024), Purwokerto (2025), hingga Magelang (2026)—merupakan bagian dari strategi penguatan basis karate di berbagai daerah.

“Ini arena konsolidasi sekaligus evaluasi bersama. Dari sini kita ukur perkembangan dan kekurangan,” ujarnya.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyambut positif penunjukan wilayahnya sebagai pusat kompetisi tingkat provinsi tersebut. Ia berharap momentum ini menjadi pemicu semangat bagi atlet lokal.

Baca juga  Pemkab Kebumen Salurkan Bantuan 104 Unit Alat dan Mesin Pertanian

“Kami sangat mengapresiasi Kejurprov ini digelar di Magelang. Ini bisa menjadi embrio event olahraga yang lebih luas ke depan, sekaligus memotivasi para karateka Magelang untuk mampu bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia, Bambang Wiryawan, tercatat sebanyak 688 atlet dari 29 kontingen kabupaten/kota se-Jateng turut ambil bagian. Kompetisi ini mencakup nomor kata dan kumite untuk kategori usia dini hingga senior.

Selain perebutan gelar juara, ajang ini memiliki urgensi strategis sebagai ajang seleksi daerah.

“Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari tahapan menuju Kejuaraan Nasional PB FORKI yang akan digelar Mei 2026 di Bandung,” jelasnya.

Sebagai upaya pendukung, FORKI Jateng juga telah membekali 384 peserta melalui penataran wasit, juri, dan pelatih guna memastikan standar pertandingan tetap terjaga. Melalui sinergi ini, Kejurprov 2026 diharapkan mampu membangun pondasi kokoh bagi prestasi karate Jawa Tengah di kancah nasional.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!