Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Ketua DPRD Jateng Mendorong Petani Agar Maksimalkan Penggunaan Pupuk Organik
Jateng

Ketua DPRD Jateng Mendorong Petani Agar Maksimalkan Penggunaan Pupuk Organik

Djamal SG
Terakhir diperbarui: 9 Desember 2025 19:02
Djamal SG
Membagikan
Ketua DPRD Jateng
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat ke produsen pupuk hayati cair dan pestisida organik, PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY. (dok DPRD Jateng)
Membagikan

Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong para petani memaksimalkan penggunaan pupuk organik dalam proses budidaya pertanian. Penggunaan pupuk organik, lanjutnya, merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Hal tersebut diungkapkan Sumanto saat berkunjung ke produsen pupuk hayati cair dan pestisida organik, PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY, belum lama ini.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan, selain menyuburkan tanah, pupuk organik juga menekan biaya produksi. Menurutnya, sebagian besar petani belum menyadari jika ketergantungan pada pupuk kimia bisa merusak struktur tanah dalam jangka panjang. Akibatnya, produksi hasil pertanian justru bisa menurun.

“Jika terus-menerus mengunakan pupuk kimia, lama-lama sawahnya jadi tidak subur dan ke depan jadi ketergantungan, pemberian pupuk kimianya harus terus ditambah,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah pernah menggenjot produksi beras demi swasembada pangan dengan memacu penggunaan pupuk kimia seperti urea. Namun strategi tersebut dapat mengurangi kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Maka, Ketua DPRD Jateng ini mengajak petani mulai menggunakan pupuk organik agar kualitas lahan terjaga dan hasil panen lebih stabil. Ia mendorong petani memulainya secara bertahap. Campuran pupuk organik dan pupuk kimia dalam kadar yang lebih seimbang bisa menjadi langkah awal.

Baca juga  Ketua DPRD Jateng: Terus Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda 

“Penggunaan pupuk organik sudah dilakukan nenek moyang kita sejak dulu. Mereka membawa kotoran ternak ke sawah sebagai pupuk kandang sehingga jadi subur. Sekarang kalau petani tak pakai pupuk kimia rasanya kurang marem,” ujar Ketua DPRD Jateng tersebut.

Ketua DPRD Jateng Bicara Prospek Pertanian Organik

Lebih lanjut Sumanto mengatakan, produksi pertanian organik di Jateng mempunyai prospek bagus jika mendapat dukungan dari petani, pemerintah, pihak swasta, hingga konsumen. Terlebih pertanian organik kini mulai dikenal luas masyarakat seiring dengan maraknya tren hidup sehat.

“Produk pertanian organik selama ini identik dengan nilai ekonomis yang tinggi. Kualitasnya premium. Selain untuk konsumsi dalam negeri, peluang untuk ekspor juga terbuka lebar,” kata Ketua DPRD Jateng.

PT Indoraya Mitra Persada 168 sendiri merupakan produsen pupuk hayati cair, pestisida organik, hingga pembenah tanah. Produsen tersebut juga menjual berbagai drone untuk menyemprotkan pupuk dan menanam bibit tanaman.

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.

TAG:ketua DPRD Jatengpetanipupuk organik
Artikel Sebelumnya Gubernur Jateng Viral Penambangan Lereng Gunung Slamet, Gubernur Jateng Beri Perintah ke Dinas ESDM
Artikel Selanjutnya Perkara Korupsi Perkara Korupsi Oknum Perangkat Desa Campakoah Dilimpahkan ke Kejari Purbalingga
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?