Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Ketua DPRD Jateng: Pentingnya Mitigasi untuk Kurangi Dampak Bencana
Jateng

Ketua DPRD Jateng: Pentingnya Mitigasi untuk Kurangi Dampak Bencana

Djamal SG
Terakhir diperbarui: 3 Desember 2025 04:59
Djamal SG
Membagikan
Ketua DPRD Jateng
Ketua DPRD Jateng Sumanto tekankan pentingnya mitigasi bencana. (dok DPRD Jateng)
Membagikan

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya bencana tanah longsor di Cilacap dan Banjarnegara yang menelan banyak korban jiwa. Ia menekankan pentingnya penguatan mitigasi bencana agar bencana serupa tak terjadi atau dapat diminimalkan pada masa mendatang.

Menurut Sumanto, dengan kondisi geografis yang beragam, Jateng memang kerap mendapatkan julukan supermarket bencana. Mulai dari banjir dan rob di daerah pesisir, hingga gempa bumi dan tanah longsor di wilayah pegunungan. Kondisi tersebut tentu menuntut kewaspadaan semua pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Selain itu, dampak perubahan iklim juga membuat bencana lebih sering terjadi.

“Perlu ada mitigasi yang betul-betul dimaksimalkan. Wilayah mana saja yang punya potensi longsor kan sebenarnya kita sudah tahu. Para pemangku kepentingan juga perlu bekerja lebih keras dalam mitigasi, termasuk DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” katanya saat menjadi narasumber talkshow Aspirasi Jawa Tengah “Bencana Mengancam Apa yang Dilakukan” di Studio TATV Solo, belum lama ini.

Baca juga  Bisa Jawab Pertanyaan Bupati Lilis, Siswi MTsN 2 Kebumen Dapat Sepeda

Ketua DPRD Jateng menambahkan, mitigasi perlu dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak buruk dari bencana. Baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat. Tujuannya untuk meminimalkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, dan kerugian harta benda.

Ketua DPRD Jateng Tekankan Pemetaan

Sumanto mendorong perlunya pemetaan kawasan rawan bencana yang lebih detail. Selain itu, perlu perbaikan tata kelola lahan, dan peningkatan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di lereng-lereng perbukitan. Sebab warga sekitar banyak yang belum mengetahui dan waspada dengan tanda-tanda bakal terjadinya tanah longsor.

“Perlu ada penanganan khusus terhadap tanah-tanah yang berpotensi bergerak. Early warning system juga perlu diperkuat. Ke depan, potensi terjadinya bencana di wilayah-wilayah rawan ini pasti masih ada,” kata Ketua DPRD Jateng.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah mereloksi warga terdampak bencana tanah longsor tersebut ke lokasi yang layak. Warga juga perlu diberi edukasi agar tak tinggal di lokasi rawan bencana.

“Saya rasa apa yang sudah dilakukan berbagai pihak di lokasi tanah longsor Cilacap dan Banjarnegara sudah cukup bagus. Semua pihak bahu-membahu turun tangan. Mulai dari Tim SAR, Pemda, ormas, partai politik, hingga relawan. Saya berharap pemerintah menyediakan tempat relokasi yang layak dan tak terlalu jauh dari tempat warga mencari nafkah,” ujar Ketua DPRD Jateng.

Baca juga  Wayang Kulit 30 Jam Diapresiasi Ketua DPRD Jateng

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Bergas Catursasi memastikan bantuan logistik untuk warga yang terdampak longsor tercukupi. Termasuk logistik di dua titik pengungsian. Menurut Bergas, sebagian warga masih khawatir untuk pulang ke rumah masing-masing. Sebagian dari mereka sementara menumpang di rumah saudara, ada di desa setempat atau tetangga desa. Ia mengimbau warga di lokasi bencana tetap waspada.

“Warga, terutama yang tinggal di daerah-daerah rawan bencana tetap perlu waspada. Sebab saat ini curah hujan masih tinggi,” katanya.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

TAG:Bencana Alamketua DPRD Jateng
Artikel Sebelumnya Sidareja Pria di Sidareja Bunuh Remaja 18 Tahun Gegara Tolak Ajakan Nikah, Sudah 3 Kali Berhubungan Intim
Artikel Selanjutnya Bantuan korban bencana di hut korpri ke-54 cilacap Peduli Bencana Cilacap! Korpri Salurkan Bantuan Rp 363 Juta untuk Korban Longsor & Banjir
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?