Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Odong-odong di Jalan Raya Bikin Resah, Paguyuban Awak Angkutan Umum Mengadu ke Bupati Kebumen
Jateng

Odong-odong di Jalan Raya Bikin Resah, Paguyuban Awak Angkutan Umum Mengadu ke Bupati Kebumen

Djamal SG
Terakhir diperbarui: 21 November 2025 20:48
Djamal SG
Membagikan
odong-odong
Peguyuban angkutan umum beraudiensi dengan Bupati Kebumen terkait odong-odong. (Instagram Pemkab Kebumen)
Membagikan

Keberadaan odong-odong yang beroperasi di jalan raya bikin resah karena digunakan untuk alat transportasi umum di jalan raya.  Hal itu membuat Paguyuban Awak Angkutan Umum mengadu ke Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Rabu (29/10/2025).

Paguyuban Awak Angkutan menyampaikan aspirasi terkait maraknya penggunaan odong-odong di jalan raya. Selain soal keselamatan, adalah karena digunakan untuk angkutan umum. Hal itu tentu mengambil wilayah angkutan umum.

Ketua Paguyuban Awak Angkutan Umum, Ari Sugiharto, menyampaikan bahwa penggunaan odong-odong yang merupakan kendaraan tidak sesuai peruntukan. Selain itu, mengancam mata pencaharian mereka.

Dari temuan di lapangan, angkutan itu sering digunakan untuk mengangkut rombongan, seperti pelajar PAUD, TK, SD yang piknik, hingga rombongan pengajian ibu-ibu.

Ari Sugiharto juga menyinggung bahwa Pemkab Kebumen sebelumnya pernah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau larangan penggunaan odong-odong, yang ditujukan ke kecamatan, kelurahan, desa, dan instansi pendidikan. “Namun praktiknya, SE tersebut tidak ditindaklanjuti dengan sanksi yang tegas,” ujar Ari.

Terkait Odong-odong, Pemkab Akan Koordinasi

Dalam audiensi di ruang kerjanya, Bupati Lilis menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait. Selain itu, katanya, ada juga rencana penerbitan Surat Edaran baru serta peningkatan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Baca juga  Permudah Akses Layanan Keuangan, Wagub Jateng Apresiasi Transformasi Digital BTN

Dikutip dari rilis Pemkab Kebumen, Bupati Lilis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengimbau seluruh masyarakat dan lembaga pendidikan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta menggunakan sarana transportasi yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara, Kepala Disperkimhub, Slamet Mustolkhah, membenarkan bahwa pada tahun 2022 pernah ada SE tentang imbauan larangan penggunaan odong-odong karena tidak memenuhi syarat keamanan. “Rujukan provinsi juga sama, tidak mengizinkan,” kata Slamet.

Ia menambahkan bahwa Dishub tidak memiliki kewenangan untuk menindak, karena kewenangan penindakan ada di kepolisian. Pemkab hanya sebatas mengimbau.

*Anda bisa melihat info lain di Instagam kami.

TAG:bupati kebumenOdong-odong
Artikel Sebelumnya img 20251030 wa0000 Ribuan Butir Obat Terlarang Dari Jakarta Disita, Polres Purbalingga Bekuk Dua Tersangka  Ribuan Butir Obat Terlarang Dari Jakarta Disita, Polres Purbalingga Bekuk Dua Tersangka 
Artikel Selanjutnya stefano lilipaly Dewa United Masih di Atas, Ini Klasemen Lengkap AFC Challenge League Dewa United Masih di Atas, Ini Klasemen Lengkap AFC Challenge League
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Angin kencang
JatengKebumen

Angin Kencang Bikin Bagian Sebuah Rumah di Buayan Kebumen Roboh

Oleh Djamal SG
jasad
Jateng

Jasad Warga Ditemukan Mengapung di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Oleh Djamal SG
Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?