Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo berhasil membekuk tiga terduga pelaku pembobol gudang sembako. Insiden pembobolan gudang di Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo diketahui pada Sabtu (7/4/2026).
Dikutip dari Instagram Polres Wonosobo, mulanya pada Sabtu (7/4/2026), pemilik gudang sembako curiga karena ada jejak kaki di atas tumpukan karton terigu. Kemudian diketahui bahwa jendela gudang dan pintu gudang telah rusak dicongkel oleh pembobol gudang. Barang-barang yang hilang pun sangat signifikan.
Barang yang hilang meliputi gula kemasan merek Gulavit sebanyak 1.161 karton (masing-masing berisi 20 kilogram) dengan nilai kerugian Rp390,4 juta. Ada minyak goreng merek Sunco ukuran 2 liter sebanyak 400 karton (masing-masing berisi 12 liter) juga raib dengan nilai kerugian Rp136 juta. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp526 juta.
Gerak Polisi Ungkap Pembobol Gudang Sembako
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi keberadaan salah satu pelaku.
“Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan penyelidikan. Petugas memperoleh informasi keberadaan salah satu pelaku di sebuah rumah kos, kemudian dilakukan penangkapan. Dari hasil pengembangan, kami kembali berhasil mengamankan pelaku lainnya beserta barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut,” ujar AKP Arif.
Dari hasil penyelidikan, diketahui para pembobol gudang sembako menjalankan aksinya pada malam hari dengan cara merusak atau mencongkel jendela gudang sebagai akses masuk. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil gula dan minyak goreng menggunakan alat handlift untuk memindahkan barang, lalu membawanya keluar secara bersama-sama tanpa seizin pemilik. Tiga pelaku yang diamankan masih sangat muda. Mereka adalah pria berinisial MFF (20), AAR (19), dan SS (20).



