Pemkab Kebumen Salurkan Bantuan 104 Unit Alat dan Mesin Pertanian

Djamal SG
Pemkab Kebumen menyalurkan bantuan alsintan pada petani. (dok Pemkab Kebumen)

Pemkab Kebumen menyalurkan bantuan 104 alat dan mesin pertanian atau alsintan, Senin (9/2/2026) di Pendopo Kabumian. Alsintan tersebut akan didistribusikan pada 91 kelompok tani dan gabungan kelompok tani.

Bantuan tersebut bersumber dari anggaran dan pendapatan belanja negara (APBN) dengan nilai lebih dari RP12 miliar.

Dikutip dari website Pemkab Kebumen, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Teguh Yuliono memberikan penjelasanna. Dia  menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam mendukung peningkatan produktivitas serta mendorong modernisasi sektor pertanian. Hal ini sejalan dengan program Bupati untuk mewujudkan swasembada pangan di wilayah tersebut.

Perincian 104 unit alsintan yang disalurkan adalah:

* Pompa Air 3 Inci: 39 unit.

* Traktor Roda 4: 11 unit.

* Traktor Rotari: 11 unit.

* Traktor Roda Crawler: 9 unit.

* Traktor Roda 2 (8,5 PK): 8 unit.

* Traktor Roda 2 (6,5 PK): 5 unit.

* Hand Sprayer: 18 unit.

* Drone Pertanian: 3 unit.

Sebagian penerima bantuan di antaranya adalah Poktan Kuat Rahayu, Gapoktan Sumber Rejeki, dan Poktan Asep yang menerima bantuan teknologi terbaru berupa drone penyemprot merek Nirawak. Sementara, bantuan traktor roda 4 merk Deutz Fahr dan Harfia diserahkan kepada Poktan Sido Mulyo, Sri Rejeki, Budi Luhur, dan Ngudi Raharjo.

Baca juga  Dana Hibah dan Bantuan Sebesar Rp22,366 M di Kebumen, Pemkab Jelaskan Pendistribusiannya

Harapan Bupati Kebumen

Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan, alsintan tersebut adalah solusi atas sulitnya mencari tenaga kerja di desa dan mahalnya biaya olah lahan. Bupati berharap teknologi ini dapat mempercepat proses tanam dan panen sehingga pendapatan petani meningkat.

“Bantuan ini adalah amanah. Saya titip pesan agar alat-alat ini dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai dijual atau dibiarkan terbengkalai di gudang,” kata Bupati Lilis.

Apresiasi Bantuan

Suroso, Ketua Poktan Kuat Rahayu dari Desa Kaleng, Puring, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, penggunaan alat modern seperti drone dan traktor sangat efektif untuk menarik minat generasi muda kembali ke sawah.

“Kami siap menjaga alat ini. Dengan teknologi, petani lebih bersemangat karena pengerjaan lahan menjadi lebih efisien dan tidak lagi terkendala cuaca panas atau sulitnya buruh tani,” ujarnya.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.