Perahu nelayan alami kecelakaan laut di kawasan Borderan atau pemecah ombak Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Perabu bernama Mutiara itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak kembali dari melaut, Jumat (9/1/2026).
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman memberikan penjelasannya. Dia mengatakan, mulanya perahu memasuki muara Sungai Bodo dan kandas sehingga membuat posisinya melintang. Tak lama kemudian, gelombang besar datang dan menyebabkan perahu terbalik.
“Seluruh anak buah kapal berjumlah empat orang berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Kompol Faris seperti dikutip dari Instagram Polres Kebumen.
Dalam kejadian itu ada empat nelayan. Mereka adalah Sudarto (42) asal Cilacap Tengah, Agus (40) warga Cilacap Selatan, Tursino (46) warga Puring, Kebumen, serta Kacung (45) dari Kampung Laut, Cilacap. Mereka selamat meski perahu mengalami kerusakan cukup parah.
Dua orang nelayan setempat, Sugiarto (28) dan Roni Hendarto (29), yang melihat langsung kejadian tersebut segera melaporkan insiden itu kepada Polres Kebumen.
Satpolairud Polres Kebumen bersama Pos TNI AL Logending, SAR Lawet Perkasa Kebumen, serta SAR TPI Mertangga Jetis Cilacap segera mendatangi lokasi kejadian, dan segera mengevakuasi.
Kerusakan Perahu, Kerugian Rp20 Juta
Akibat kecelakaan laut tersebut, nelayan mengalami kerugian material yang dikatsir mencapai sekitar Rp20 juta karena kerusakan pada badan perahu.
Wakapolres Kebumen mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati saat melintas di area muara, terutama ketika kondisi gelombang tinggi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terlebih di wilayah perairan yang rawan perubahan arus dan ombak. Selalu gunakan life jacket saat pergi melaut sebagai antisipasi keamanan,” ujarnya.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







