Kemenag Purbalingga Peringkat Pertama Wakaf Uang Tingkat Jateng 2026

Budi Pekerti
Kemenag Purbalingga urutan pertama gerakan Wakaf Uang Tingkat Jateng tahun 2026. (Foto :Dok Kemenag Jateng)

Kemenag (Kantor Kementerian Agama)  Kabupaten Purbalingga mencatatkan prestasi membanggakan dalam pelaksanaan Gerakan Wakaf Uang tahun 2026. Pasca peluncuran resmi pada 18 Februari 2026,  berhasil menempati peringkat pertama perolehan wakaf uang tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Dimulai 13 Februari 2026

Kemenag Purbalingga,  melalui Kepala Kantor Zahid Khasani, menegaskan bahwa gerakan wakaf uang  sejatinya telah dimulai sejak 13 Februari 2026, setelah dilaunching oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Langkah cepat tersebut menjadi wujud komitmen dan kesiapan jajaran dalam menyukseskan program nasional pemberdayaan ekonomi umat melalui wakaf produktif.“Gerakan ini bukan sekadar seremoni, tetapi gerakan nyata yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kami, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah,” tegas Zahid.

 

Partisipasi ASN dan Jajaran KUA

 

Partisipasi aktif ASN “seatap”, jajaran KUA, serta tenaga pendidik dan kependidikan madrasah menjadi faktor utama capaian tersebut. Hingga 23 Februari 2026, total wakaf uang yang berhasil dihimpun mencapai Rp72.456.600. Capaian ini masih terus berjalan hingga akhir Ramadan 1447 H.

Baca juga  Polres Purbalingga Temukan Jalan Berlubang Jelang Mudik Lebaran

Kemenag Miliki Semangat Kebersamaan

Capaian ini menunjukkan tingginya kesadaran dan semangat kebersamaan dalam membangun kemandirian ekonomi umat melalui instrumen wakaf uang. Selain menjadi bentuk ibadah sosial, wakaf uang juga diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Kemenag Purbalingga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sosialisasi dan partisipasi seluruh elemen, sehingga Gerakan Wakaf Uang tidak hanya menjadi program sesaat, melainkan budaya berbagi dan investasi akhirat yang berkelanjutan.

“Target selanjutnya, setelah ASN wakaf semua maka partisipasi berikutnya para siswa madrasah (MI, MTs, MA) dan pegawai non ASN,” tandas Kakankemenag. Dengan raihan tersebut, Kemenag Purbalingga membuktikan bahwa kolaborasi, kepedulian, dan kepemimpinan yang responsif mampu menghadirkan prestasi sekaligus memberi dampak nyata bagi kemaslahatan uma