Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > 10 Kunci Memperbaiki Diri agar Nasihat Didengar Orang Lain, Bukan Cuma Jago Ceramah!
Risalah

10 Kunci Memperbaiki Diri agar Nasihat Didengar Orang Lain, Bukan Cuma Jago Ceramah!

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 13 Desember 2025 13:00
Bahron Ansori
Membagikan
10 kunci memperbaiki diri 10 Kunci Memperbaiki Diri agar Nasihat Didengar Orang Lain, Bukan Cuma Jago Ceramah!
Membagikan

Seringkali, seseorang begitu lantang menyuarakan kebaikan dan menasihati orang lain, namun lupa bahwa nasihat terbaik adalah cerminan dari dirinya sendiri. Fenomena ini disorot tajam dalam Al-Qur’an, yang mengingatkan kita untuk tidak menyuruh kebaikan sementara lupa pada diri sendiri (QS. Al-Baqarah: 44).

Contents
  • 1. Kenali dan Akui Kekurangan Pribadi
  • 2. Perbaiki Niat (Ikhlaskan)
  • 3. Poles Akhlak
  • 4. Perbanyak Amal Rahasia (Sembunyi)
  • 5. Jauhi Dosa Kecil dan Besar
  • 6. Perkuat Ibadah Wajib
  • 7. Perluas Ilmu
  • 8. Latih Kesabaran
  • 9. Perbaiki Cara Berbicara (Lembah Lembut)
  • 10. Jadikan Diri sebagai Contoh (Keteladanan)

Para ulama dan ahli hikmah sepakat: perbaikan diri adalah fondasi utama dakwah. Ketika diri sudah bersih, nasihat akan memiliki daya tarik dan wibawa yang lebih kuat, bukan sekadar teori di mulut.

Lantas, bagaimana cara memulai perbaikan diri yang substansial agar nasihat kita benar-benar mengena dan diterima? Berikut adalah 10 langkah perbaikan diri yang harus dikuasai sebelum seseorang layak menasihati orang lain, dihimpun dari tuntunan agama dan nasihat para ulama:

Baca juga  Buruh dalam Perspektif Islam, Mulai Zaman Nabi Muhammad Hingga Era Modern, Apa Saja Hak yang Harus Diterima?

 

1. Kenali dan Akui Kekurangan Pribadi

Fondasi perubahan adalah kesadaran. Banyak orang gagal karena enggan mengakui kesalahan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa orang yang bertaubat adalah orang yang mengakui dosanya. Kesadaran ini adalah kunci pertama menuju pintu perubahan besar.

 

2. Perbaiki Niat (Ikhlaskan)

Niat adalah “Raja Amal.” Niat yang salah (misalnya, ingin dipuji saat menasihati) akan membuat amalan terasa berat dan mudah gagal. Meluruskan niat, menjadikannya murni karena Allah, akan membuat proses perbaikan diri menjadi ringan dan berkelanjutan.

 

3. Poles Akhlak

Akhlak yang buruk dapat merusak nasihat, meskipun isinya benar. Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia. Ketika seseorang memperhalus tutur kata dan perilakunya, orang lain secara otomatis akan lebih mudah menerima kata-katanya.

 

4. Perbanyak Amal Rahasia (Sembunyi)

Amal yang tidak diketahui orang lain adalah penjaga keikhlasan terbaik dan pembersih jiwa paling cepat. Dengan memperbanyak amal rahasia (seperti shalat malam atau sedekah tersembunyi), seseorang terhindar dari sifat riya’ dalam memberi nasihat.

Baca juga  Rasa Malu yang Ditanamkan Allah Dalam Hati Manusia

 

5. Jauhi Dosa Kecil dan Besar

Dosa memiliki efek mengeraskan hati, membuat ucapan kehilangan wibawa. Ulama seperti Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa dosa melahirkan dosa lain. Meninggalkan dosa adalah cara mengembalikan cahaya ke dalam hati, sehingga nasihat keluar dengan penuh nur (cahaya).

 

6. Perkuat Ibadah Wajib

Shalat, puasa, dan amalan pokok adalah penopang keteguhan hati. Allah berfirman bahwa shalat mencegah dari perbuatan keji dan munkar (QS. Al-Ankabut: 45). Ibadah wajib yang baik akan memperkuat diri dan meningkatkan pengaruh nasihat.

 

7. Perluas Ilmu

Nasihat tanpa didasari ilmu bisa menyesatkan diri sendiri dan orang lain. Ilmu membuat nasihat memiliki cahaya dan hujjah (alasan kuat). Semakin luas wawasan agama seseorang, semakin bijak ia dalam menyampaikan pesan.

 

8. Latih Kesabaran

Menasihati adalah tugas berat. Para nabi pun diuji dengan kesabaran. Sabar membuat seseorang tidak mudah marah, tidak mudah putus asa, dan mampu menghadapi penolakan dengan kepala dingin, sesuai perintah Allah kepada Nabi Muhammad SAW (QS. Al-Ahqaf: 35).

Baca juga  Tantangan Besar Menggapai Keutamaan Ahlul Qur’an di Era Modern

 

9. Perbaiki Cara Berbicara (Lembah Lembut)

Kelembutan adalah kunci. Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun untuk berkata lembut kepada Firaun, sosok paling bengis sekalipun. Kata-kata lembut lebih mudah masuk ke hati daripada kata-kata yang keras dan menghakimi.

 

10. Jadikan Diri sebagai Contoh (Keteladanan)

Keteladanan adalah bahasa paling kuat. Umar bin Khattab pernah berpesan, “Jangan kamu larang anakmu dari sesuatu yang kamu lakukan.” Ketika nasihat didukung oleh praktik nyata, setiap kalimat menjadi hidup. Inilah pilar terpenting agar nasihat diterima manusia dan dicintai oleh Allah.

Pada akhirnya, menasihati orang lain sejatinya adalah proses untuk memperbaiki jiwa sendiri. Ulama berkata bahwa nasihat yang keluar dari hati akan sampai ke hati. Ketika diri sudah benar, nasihat akan keluar dengan penuh hikmah, bukan sekadar omong kosong.

Jangan hanya ingin menjadi orator, jadilah inspirator melalui perbuatan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:introspeksi dirinasihat al-quranperbaikan diri
Artikel Sebelumnya Karya seni dari daun nangka kering Dari Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Banjarnegara Ubah Daun Nangka Kering Jadi Karya Seni
Artikel Selanjutnya Pisah sambut Dandim 0704 Banjarnegara Pisah Sambut Dandim 0704 Banjarnegara, Bupati Amalia Tekankan Sinergi Hadapi Tantangan Daerah
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Muslim
Risalah

Ironi Muslim Zaman Now: Fasih Bicara Agama Tapi Berat Melangkah ke Sajadah

Oleh Bahron Ansori
Sahabat nabi
Risalah

Darah Mengucur Dihajar Kaum Quraisy, Inilah Sosok Sahabat Nabi yang Nyalinya Tak Ciut Baca Al-Quran di Depan Ka’bah

Oleh Bahron Ansori
Kiamat
Risalah

‘Panggilan Cinta dari Langit’ untuk Kita yang Terlalu Sibuk dengan Dunia Padahal Kiamat Sudah di Depan Mata

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?