Di tengah derasnya arus informasi, tren sosial, dan godaan duniawi, menjaga keteguhan iman atau dikenal sebagai fitnah zaman menjadi tantangan terbesar bagi umat Islam. Fitnah diibaratkan gelombang yang siap menyeret siapa pun yang lengah.
Allah SWT mengingatkan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari api neraka (QS. At-Tahrim: 6). Hal ini menunjukkan bahwa menjaga diri dari pengaruh negatif adalah sebuah kewajiban.
Berikut adalah sembilan hal mendasar yang harus dijaga agar seorang muslim tetap teguh di tengah kekacauan zaman:
1. Tauhid, Fondasi Utama Iman
Tauhid adalah fondasi utama keselamatan. Tanpa tauhid yang kuat, seseorang mudah terbawa tren yang bertentangan dengan ajaran agama. Rasulullah SAW bersabda, orang yang meninggal dengan kalimat laa ilaha illallah akan masuk surga.
2. Shalat, Penjaga Hati
Shalat merupakan penjaga hati dari kemaksiatan. Allah berfirman (QS. Al-Ankabut: 45) bahwa shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Menjaga shalat dengan khusyuk membuat jiwa lebih tenang dan mudah memilih jalan kebaikan.
3. Kendalikan Lisan
Lisan menjadi penyebab kehancuran seseorang, terutama di era digital ini. Fitnah, ghibah, dan komentar negatif mudah dilakukan hanya dengan satu klik. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa banyak manusia tersungkur di neraka karena ulah lisannya.
4. Jaga Pergaulan
Lingkungan sosial sangat menentukan kualitas iman seseorang. Nabi SAW bersabda, “Seseorang tergantung agama temannya.” Penting untuk memilih sahabat yang mendekatkan kepada Allah, sebab teman yang baik adalah anugerah besar di zaman yang penuh cobaan.
5. Tundukkan Pandangan
Dosa dan syahwat sering bermula dari pandangan yang tidak dijaga. Allah SWT memerintahkan kaum mukmin untuk menundukkan pandangan (QS. An-Nur: 30). Setiap pandangan yang terjaga merupakan bentuk kehormatan diri dan membuat hati lebih mudah merasakan manisnya iman.
6. Kelola Waktu dengan Bijak
Waktu adalah modal terbesar. Banyak yang menyia-nyiakan waktu untuk hiburan tiada akhir dan melupakan akhirat. Allah bersumpah demi waktu dalam QS. Al-‘Asr, menunjukkan betapa berharganya setiap detik yang dimiliki.
7. Perbanyak Amal Shalih
Amal shalih adalah pelindung terbesar di hari kiamat. Amal yang dilakukan secara kecil namun konsisten lebih dicintai Allah. Sedekah, misalnya, diajarkan oleh Nabi SAW dapat memadamkan murka Allah.
8. Menuntut Ilmu Agama
Ilmu menjadi pembeda antara yang benar dan yang salah. Tanpa ilmu, seseorang mudah terpengaruh oleh pendapat yang viral meskipun bertentangan dengan syariat. Menuntut ilmu adalah kebutuhan sepanjang hidup untuk menjaga akidah dan tindakan.
9. Jaga Kebersihan Hati
Hati adalah pusat dari seluruh amal manusia, sebagaimana sabda Nabi SAW bahwa dalam tubuh ada segumpal daging yang menentukan baik buruknya seluruh tubuh. Hati perlu dibersihkan dengan zikir, doa, dan muhasabah agar tidak mudah goyah oleh fitnah sekecil apa pun.
Dengan menjaga sembilan hal ini, seorang muslim diharapkan tetap teguh di tengah gejolak dunia. Fitnah zaman hadir bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk menguji keimanan, dan setiap ujian adalah peluang untuk menaikkan derajat di sisi Allah.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







