Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Brebes Kirim 15.000 Telur Asin untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera
Jateng

Brebes Kirim 15.000 Telur Asin untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera

Santo
Terakhir diperbarui: 9 Desember 2025 09:54
Santo
Membagikan
Ribuan butir telur asin Brebes, diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes menuju daerah bencana di Sumatera dan Aceh.
Ribuan butir telur asin Brebes, diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes menuju daerah bencana di Sumatera dan Aceh. (jatengprov.go.id)
Membagikan

Ribuan butir telur asin Brebes, diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes menuju daerah bencana di Sumatera dan Aceh.

Contents
  • Wujud Kepedulian ASN Brebes terhadap Korban Bencana
  • Telur Asin sebagai Bantuan: Kekuatan Identitas Lokal
  • Dikirim Menggunakan Armada BPBD Brebes
  • Solidaritas yang Tidak Pernah Putus dari Brebes
  • Menghadirkan Harapan di Tengah Duka
  • Pengawasan Distribusi dan Akuntabilitas Bantuan
  • Aksi Solidaritas yang Perlu Terus Dilestarikan

Gerakan solidaritas nasional ini, terwujud dengan mengirimkan ribuan telur asin khas daerah sebagai bantuan untuk korban bencana di Sumatera Barat dan Aceh.

Pengiriman ini tidak hanya mencerminkan kepedulian warga Brebes terhadap sesama, tetapi juga menjadi wujud nyata bagaimana potensi lokal dapat bersinergi dengan aksi kemanusiaan.

Sebanyak 15.205 butir telur asin Brebes, 10.800 butir telur ayam mentah, serta donasi uang senilai Rp32,261 juta diberangkatkan menuju Jakarta sebelum diteruskan ke wilayah-wilayah yang terdampak bencana.

Seluruh bantuan ini merupakan hasil penggalangan donasi dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.

Pengiriman bantuan dilakukan pada Senin (8/12/2025) di Halaman Pendopo Brebes, dan secara langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, yang mewakili Bupati Brebes.

Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari panggilan kemanusiaan yang harus dijawab bersama.

Wujud Kepedulian ASN Brebes terhadap Korban Bencana

Dalam kesempatan tersebut, Tahroni menjelaskan bahwa seluruh bantuan berasal dari sumbangan para pegawai Pemkab Brebes.

Menurutnya, aksi kolektif ini bisa terwujud karena rasa empati para ASN yang tergerak ingin membantu para korban bencana yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Atas instruksi Ibu Bupati, hari ini bantuan dari Pemkab Brebes mulai kita kirimkan ke Jakarta untuk selanjutnya diteruskan ke wilayah bencana di Sumatera dan Aceh,” ujar Tahroni dalam sambutannya.

Ia menambahkan, besarnya jumlah bantuan yang terkumpul menunjukkan bahwa kepedulian sosial di kalangan ASN Brebes masih sangat kuat. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian ASN Pemkab Brebes terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga dapat meringankan beban mereka,” pungkasnya.

Dari tahun ke tahun, Pemkab Brebes memang dikenal aktif dalam berbagai aksi sosial, termasuk ketika terjadi bencana besar di beberapa daerah Indonesia.

Baca juga  Viral di Medsos! Ketua DPRD Banjarnegara Anas Hidayat Mundur

Pengiriman telur asin sebagai bantuan bukan hal baru, namun jumlahnya kali ini termasuk yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir, menandakan kuatnya solidaritas masyarakat Brebes.

Telur Asin sebagai Bantuan: Kekuatan Identitas Lokal

Pengiriman telur asin menjadi perhatian khusus karena produk ini merupakan ikon Kabupaten Brebes yang sudah dikenal luas di Indonesia.

Melalui bantuan ini, Brebes tidak hanya mengirimkan dukungan, tetapi juga menghadirkan identitas lokal dalam bentuk yang bermanfaat bagi korban bencana.

Telur asin dipilih bukan hanya karena ciri khas daerah, tetapi juga karena daya simpannya yang cukup lama dan cocok sebagai makanan siap konsumsi dalam kondisi darurat.

Di wilayah yang masih dalam fase pemulihan pascabencana, ketersediaan makanan praktis dan tahan lama sangat membantu.

Potensi telur asin Brebes yang besar membuat daerah ini mampu menyumbangkan dalam jumlah yang signifikan. Para produsen lokal juga secara tidak langsung mendapatkan momentum untuk menunjukkan kualitas produk mereka dalam konteks kemanusiaan.

Selain telur asin, Pemkab Brebes juga mengirimkan lebih dari sepuluh ribu butir telur ayam mentah.

Telur ayam dianggap sebagai bahan pangan serbaguna yang mudah dimasak dan memenuhi kebutuhan gizi bagi para penyintas bencana yang membutuhkan asupan nutrisi memadai.

Dikirim Menggunakan Armada BPBD Brebes

Seluruh bantuan telur asin diangkut menggunakan tiga unit kendaraan operasional milik BPBD Brebes.
Seluruh bantuan diangkut menggunakan tiga unit kendaraan operasional milik BPBD Brebes. (jatengprov.go.id)

Seluruh bantuan telur asin diangkut menggunakan tiga unit kendaraan operasional milik BPBD Brebes. Pemilihan armada resmi ini memastikan pengiriman berjalan aman, terkoordinasi, dan sesuai dengan standar penanganan logistik bantuan bencana.

Setelah diberangkatkan dari Brebes, rombongan kendaraan diarahkan menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Lanud ini dikenal sebagai salah satu pusat koordinasi logistik untuk pendistribusian bantuan bencana ke berbagai daerah, terutama wilayah yang akses jalannya terhambat atau memerlukan percepatan pengiriman.

Dari Halim, bantuan akan diterbangkan atau diteruskan melalui jalur darat menuju daerah-daerah di Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana.

Proses ini dilakukan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait di tingkat nasional, termasuk BNPB, TNI AU, hingga lembaga-lembaga kemanusiaan.

Baca juga  Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku di Jateng pada Tahun 2026

Solidaritas yang Tidak Pernah Putus dari Brebes

Aksi pengiriman bantuan seperti ini bukan pertama kali dilakukan oleh Pemkab Brebes. Dalam beberapa kejadian bencana sebelumnya, termasuk banjir besar, gempa bumi, dan erupsi gunung api, Brebes secara rutin mengirimkan bantuan sesuai kemampuan daerah dan hasil donasi dari masyarakat serta ASN.

Langkah ini menunjukkan bahwa semangat gotong-royong masih menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Brebes.

Pemerintah daerah selalu mendorong agar nilai solidaritas tidak hanya berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang membantu meringankan beban saudara sebangsa.

Kesadaran kolektif ini juga memperkuat posisi Brebes sebagai daerah yang tidak hanya kaya budaya dan potensi ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi.

Dana sebesar Rp32 juta lebih yang berhasil dikumpulkan merupakan bukti bahwa inisiatif kemanusiaan dapat berjalan optimal ketika masyarakat bersatu.

Menghadirkan Harapan di Tengah Duka

Pengiriman bantuan dilakukan pada Senin (8/12/2025) di Halaman Pendopo Brebes, dan secara langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni.
Pengiriman bantuan dilakukan pada Senin (8/12/2025) di Halaman Pendopo Brebes, dan secara langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni. (jatengprov.go.id)

Bencana di Sumatera dan Aceh meninggalkan dampak besar bagi ribuan warga yang terdampak. Kehilangan tempat tinggal, kerusakan fasilitas umum, serta kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Dalam situasi seperti ini, bantuan dari berbagai daerah termasuk Brebes menjadi penyokong penting. Kehadiran telur asin, telur ayam, dan bantuan uang mungkin tampak sederhana.

Namun bagi mereka yang terdampak, dukungan ini dapat menjadi simbol bahwa mereka tidak menghadapi musibah sendirian.

Bantuan pangan juga krusial untuk memastikan kebutuhan harian tetap terpenuhi meski berada di situasi sulit. Banyak penyintas yang masih tinggal di posko sementara, sehingga pasokan makanan siap konsumsi sangat membantu proses pemulihan awal.

Selain bantuan fisik, kehadiran perhatian dari daerah lain memberikan kekuatan moral yang mampu membangkitkan semangat para korban.

Bahwa ada banyak pihak yang peduli dan mau mengulurkan tangan, menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat yang sedang bangkit dari masa krisis.

Pengawasan Distribusi dan Akuntabilitas Bantuan

Pemkab Brebes menegaskan bahwa seluruh proses pengumpulan hingga pengiriman bantuan dilakukan dengan prinsip transparansi.

Setiap donasi dicatat secara resmi dan disalurkan melalui jalur yang telah mendapat persetujuan antara pemerintah daerah dan otoritas penanganan bencana nasional.

Baca juga  Tanah Gerak Bikin 1 Rumah Roboh di Karanggayam

Tahroni memastikan bahwa tidak ada bantuan yang disalurkan tanpa pendataan yang jelas. Donasi uang juga akan disampaikan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk laporan penggunaan jika diperlukan oleh pihak terkait.

Prinsip ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program solidaritas yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Di sisi lain, koordinasi antara Pemkab Brebes, BPBD, dan instansi nasional memastikan bahwa bantuan diterima langsung oleh posko resmi yang menangani korban bencana. Dengan begitu, risiko penyaluran tidak tepat sasaran dapat diminimalkan.

Aksi Solidaritas yang Perlu Terus Dilestarikan

Pengiriman bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Brebes, yang berada jauh dari lokasi bencana, tetap merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu. Nilai ini sangat penting untuk dijaga dalam kehidupan berbangsa.

Dalam konteks bencana, sinergi antar daerah merupakan elemen vital yang mempercepat proses pemulihan.

Setiap daerah memiliki keunikan potensi yang dapat disumbangkan, dan inisiatif Brebes dengan mengirimkan telur asin adalah contoh bagaimana kearifan lokal bisa menjadi bagian dari bantuan kemanusiaan.

Ke depan, Pemkab Brebes juga berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam gerakan solidaritas ini, bukan hanya ASN, tetapi juga masyarakat umum, pelaku usaha, hingga komunitas sosial.

Dengan dukungan lebih luas, bantuan dapat terkumpul lebih besar dan menjangkau lebih banyak warga terdampak.

Pengiriman 15.205 telur asin, 10.800 telur ayam mentah, dan bantuan uang lebih dari Rp32 juta dari Kabupaten Brebes bukan sekadar aksi seremonial, tetapi merupakan wujud nyata solidaritas bangsa.

Inisiatif ini memperlihatkan bahwa nilai gotong-royong masih sangat kuat dan relevan dalam menghadapi bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui aksi kolektif ASN dan dukungan pemerintah daerah, Brebes berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera dan Aceh yang sedang bangkit dari situasi sulit.

Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah bangsa terletak pada kepeduliannya terhadap sesama.

 

*Anda bisa lihat info lain di instagram kami.

TAG:Acehbantuan bencanabantuan kemanusiaanbpbd brebesbrebesdonasi asnpemkab brebessolidaritas nasionalsumateratelur asintelur asin brebes
Artikel Sebelumnya Fitnah zaman 9 ‘Benteng’ agar Tak Terseret Arus Fitnah Zaman
Artikel Selanjutnya Perempuan Menggegerkan! Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Cilacap, Motor Masih Menyala
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?