Misteri hilangnya seorang pengacara asal Purwokerto berinisial AM akhirnya terungkap secara mengenaskan. Setelah dua pekan tidak pulang dan tak dapat dihubungi, AM ditemukan tewas terkubur di dalam hutan wilayah Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Rabu malam (10/11/2025). Polisi menduga kuat AM menjadi korban pembunuhan.
Penemuan mengerikan ini terungkap setelah tim gabungan Satreskrim Polresta Cilacap dan Satreskrim Polresta Banyumas melakukan penyelidikan intensif sejak laporan kehilangan diterima.
Pengacara Purwokerto Hilang
Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setiyoko, menjelaskan rangkaian awal kejadian yang membawa polisi menemukan jasad AM.
“Awalnya kami dihubungi oleh Kasat Reskrim Banyumas, Kompol Hasibuan, untuk berkoordinasi terkait adanya aduan dari istri korban di Polresta Banyumas. Istrinya melapor bahwa korban tidak pulang dan tidak bisa dihubungi,” kata Guntar.
Dari laporan tersebut, polisi langsung membentuk tim gabungan untuk menelusuri keberadaan AM. Tim kemudian mengumpulkan bahan keterangan dari dua wilayah hukum secara paralel.
Analisa Penyidik Ungkap Dugaan Pembunuhan
Setelah beberapa hari penyelidikan, tim gabungan menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan adanya tindak pidana.
“Dari hasil analisa bersama, kami menyimpulkan bahwa memang benar terjadi suatu peristiwa pidana yang mengakibatkan korban AM meninggal dunia,” terang Guntar.

Petunjuk itulah yang kemudian mengarahkan polisi ke sebuah lokasi hutan di kawasan Kubangkangkung. Di sanalah AM ditemukan sudah terkubur, diduga telah meninggal lebih dari dua minggu.
“Korban AM ditemukan sudah meninggal, dikubur di hutan Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten,” ujarnya.
Penemuan Lokasi Berawal dari Pemeriksaan Saksi
Guntar menyebut penemuan titik penguburan AM bukanlah hal kebetulan. “Penemuan pertama kali itu dari tim gabungan setelah kami menganalisa keterangan saksi. Kami sudah mengamankan beberapa orang yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut. Dari situlah kami bisa menemukan lokasi di mana korban dikubur,” katanya.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa empat saksi, selain pihak keluarga.

Penyebab Kematian Masih Menunggu Otopsi
Terkait luka-luka atau penyebab pasti kematian, kepolisian belum dapat menyampaikan detail karena proses otopsi masih berjalan.
“Untuk luka-luka dan penyebab kematian, sampai saat ini kami masih menunggu hasil otopsi,” tegas Guntar.
Polisi juga belum mengumumkan siapa pelakunya karena penyelidikan masih berlangsung. Namun beberapa pihak telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami belum bisa menyimpulkan pelaku. Pemeriksaan saksi masih berjalan,” katanya.
Kasus Masih Dikembangkan
Hingga kini, tim gabungan Satreskrim Polresta Cilacap dan Banyumas terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif dan siapa pihak yang bertanggung jawab atas kematian sang pengacara.







