Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banyumas > MUI Banyumas Peringatkan Darurat “Bencana Sosial”: Ancaman Nyata yang Tersembunyi
Banyumas

MUI Banyumas Peringatkan Darurat “Bencana Sosial”: Ancaman Nyata yang Tersembunyi

Besari
Terakhir diperbarui: 23 Desember 2025 19:26
Besari
Membagikan
Suasana acara MUI Banyumas bertajuk “Memperkuat Ketahanan Sosial untuk Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia” yang berlangsung di Purwokerto baru-baru ini.
Suasana acara Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk “Memperkuat Ketahanan Sosial untuk Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia” yang berlangsung di Purwokerto baru-baru ini. (Foto: Besari)
Membagikan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat dan pemerintah daerah terkait kondisi daerah saat ini. Fokus peringatan ini bukanlah pada ancaman fisik seperti banjir atau tanah longsor, melainkan fenomena “bencana sosial” yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Pesan mendalam tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Banyumas, KH Taefur Arofat, dalam agenda Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk “Memperkuat Ketahanan Sosial untuk Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia” yang berlangsung di Purwokerto baru-baru ini.

 

Ancaman “Banyumas Serba Tiga Besar”

KH Taefur menekankan bahwa meski tidak terlihat secara kasat mata seperti kerusakan infrastruktur, dampak bencana sosial dapat menghancurkan tatanan masyarakat secara permanen.

“Banyumas hari ini berada dalam kondisi darurat bencana sosial. Ini ancaman serius yang dampaknya bisa lebih panjang dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat,” katanya.

Istilah Banyumas serba tiga besar menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.

Predikat ini merujuk pada tiga indikator yang mencemaskan, yakni tingginya angka penyalahgunaan narkoba, meningkatnya kasus HIV/AIDS, serta angka perceraian yang terus melonjak.

Baca juga  MUI Banyumas Diharapkan Beri Kontribusi Nyata bagi Umat

Selain ketiga hal di atas, fenomena sosial lain yang mencuat adalah masalah pergaulan bebas.

“Belum lagi fakta baru yang sangat memprihatinkan, yakni kehamilan di luar nikah yang justru banyak terjadi pada anak usia remaja setingkat SMP atau SLTP,” ujar KH Taefur.

MUI menilai krisis moral ini merupakan persoalan kolektif yang menuntut penguatan ketahanan dari level terkecil, yakni keluarga, pendidikan, hingga penanaman nilai agama. Sebagai mitra strategis pemerintah, MUI berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada perlindungan generasi muda.

“MUI akan terus membersamai pemerintah dan masyarakat, berjuang dalam amar makruf nahi munkar demi kemaslahatan umat dan masa depan generasi Banyumas,” kata dia.

Senada dengan kekhawatiran tersebut, AKP Soetrisno selaku Kasat Binmas Polresta Banyumas, mengungkap sisi lain ancaman sosial berupa radikalisme digital. Ia menyoroti bagaimana ideologi menyimpang kini mulai disusupkan melalui platform gim daring untuk menyasar Gen Z dan Gen Alpha.

Dari sisi penegakan hukum narkotika, Wicky Sri Erlangga dari BNNK Banyumas memaparkan data sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren mengkhawatirkan. Pelaku penyalahgunaan narkoba kini berasal dari latar belakang usia dan profesi yang beragam, membuktikan bahwa tidak ada kelompok masyarakat yang benar-benar kebal dari ancaman barang haram tersebut.

Baca juga  First Stop, Purwokerto Versi Gen-Z: Coffee Shop Paling Pas Buat Reset Setelah Libur Nataru

Diskusi yang dipandu oleh Prof. Dr. H. Fauzi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan di Banyumas untuk mempererat sinergi dalam membentengi moralitas publik.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:bencana sosialmui banyumas
Artikel Sebelumnya Susu kambing Belajar Hilirisasi Susu Kambing, Pemkab Pringsewu Ngangsu Ilmu ke Cilacap
Artikel Selanjutnya Polres kebumen Polres Kebumen Sisir Titik Strategis Jelang Libur Nataru
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
es brasil purwokerto
Banyumas

Es Brasil Purwokerto Bukan dari Brazil, Ini Sejarah Nama dan Cita Rasanya

Oleh Kurnia
djoko susanto
Banyumas

Bantah Narasi “Lawan Tak Seimbang”, Djoko Susanto Tegaskan Kemenangan Anthon Donovan di Mahkamah Agung

Oleh Besari
villa purwokerto staycation
BanyumasPlesiran

10 Rekomendasi Villa Purwokerto Terjangkau untuk Staycation Lepas Penat

Oleh Kurnia
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?