Layanan transportasi publik Bus Buy The Service (BTS) Trans Banyumas terus diperkuat melalui pengoperasian dan optimalisasi koridor terbaru yang menjangkau berbagai kawasan strategis. Kehadiran koridor-koridor ini tidak hanya meningkatkan mobilitas warga, tetapi juga memperluas akses menuju pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kawasan bersejarah seperti Kota Lama Banyumas.
Empat koridor Trans Banyumas kini menjadi tulang punggung transportasi massal di wilayah perkotaan dan penyangga. Setiap koridor dirancang dengan rute yang saling terhubung, melewati jalan utama, terminal, dan pusat keramaian, sehingga memudahkan masyarakat beralih ke angkutan umum.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan bahwa perluasan koridor merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas serta menyediakan pilihan mobilitas yang lebih merata, terjangkau, dan inklusif bagi warga.
“Pada tahun 2026, insyaAllah kita akan menambah satu koridor baru sehingga total layanan Trans Banyumas menjadi lima koridor,” katanya saat menghadiri tasyakuran 4 tahun operasional Trans Banyumas, Jumat (5/12/25).
Koridor 1: Terminal Pasar Pon – Terminal Ajibarang
Koridor 1 melayani rute Terminal Pasar Pon – Terminal Ajibarang (pulang pergi). Jalur ini menjadi penghubung penting antara kawasan Purwokerto dan wilayah barat Banyumas.
Rute yang dilewati meliputi Terminal Pasar Pon, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan Yos Sudarso, Jalan Kertawibawa menuju Terminal Karanglewas, Jalan Makhdum Wali, Jalan Raya Purwokerto–Cilongok, Jalan Raya Cilongok–Ajibarang, hingga Terminal Ajibarang. Koridor ini banyak dimanfaatkan pekerja dan masyarakat yang beraktivitas lintas kecamatan.
Koridor 2: Terminal Notog Patikraja – Terminal Baturraden
Koridor 2 menghubungkan Terminal Notog Patikraja dengan Terminal Baturraden (PP). Rute ini strategis karena melintasi pusat kota sekaligus jalur wisata.
Bus Trans Banyumas pada koridor ini melewati Jalan Raya Patikraja, Jalan Tanjung, Jalan Mayjend Sutoyo, Jalan Jenderal Soedirman, kawasan Alun-alun Purwokerto, Jalan Masjid, Jalan Gatot Soebroto, Jalan Overstate Isdiman, Jalan Prof DR HR Boenyamin, Jalan Raya Baturraden, hingga Terminal Baturraden. Koridor ini mendukung akses wisatawan menuju Baturraden tanpa kendaraan pribadi.
Koridor 3A dan 3B: Terminal Bulupitu – Kebondalem
Koridor 3 terbagi menjadi dua layanan, yakni Koridor 3A (bus nomor ganjil) dan Koridor 3B (bus nomor genap), dengan tujuan sama: Terminal Bulupitu – Kebondalem.
Koridor 3A melayani rute via Pasar Wage dan Universitas Wijayakusuma. Jalur ini melewati Terminal Bulupitu, Jalan Sultan Agung, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Gerilya, Jalan Pahlawan, Jalan Sutoyo, Jalan Jenderal Soedirman, Halte Pasar Pon, Jalan KS Tubun, Jalan Raya Beji Karangsalam, Jalan Moch Besar, Jalan Raya Baturraden bagian selatan, Simpang Empat Dukuhwaluh, hingga Terminal Kebondalem. Rute balik melewati Jalan Adyaksa, Jalan Pierre Tendean, Jalan Perintis Kemerdekaan, hingga kembali ke Bulupitu.
Sementara itu, Koridor 3B dilayani via Jalan S Parman dan area IT Telkom. Rute berangkat melewati Jalan Sultan Agung, Jalan Suwatio, Jalan Gerilya, Jalan S Parman, Jalan Soeprapto, hingga Terminal Kebondalem. Rute kembali melewati Jalan Gatot Soebroto, Jalan Kom BB Suprapto, Martadireja I, Simpang Dukuhwaluh, area Unwiku, Halte Pasar Pon, hingga Terminal Bulupitu.
Koridor 4: Terminal Bulupitu – Terminal Kejawar RSUD Banyumas
Koridor 4 menjadi salah satu koridor penting yang menghubungkan layanan kesehatan dan kawasan Kota Lama Banyumas. Rute ini meliputi Terminal Bulupitu, Berkoh, Kecamatan Kalibagor, Alun-alun Banyumas, Terminal Kejawar (RSUD Banyumas), Depo Pelita, Kota Purwokerto, Pasar Wage, MAN 2, dan kembali ke Berkoh hingga Terminal Bulupitu.
Penguatan Koridor Baru
Koridor ini dinilai strategis karena melayani kebutuhan warga menuju RSUD Banyumas serta kawasan pusat pemerintahan dan sejarah Banyumas.
Penguatan koridor terbaru Trans Banyumas menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan transportasi publik yang terintegrasi dan terjangkau. Dengan rute yang menjangkau pusat kota, permukiman, hingga Kota Lama Banyumas, Trans Banyumas diharapkan menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pengembangan wilayah secara berkelanjutan.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







